Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 15:49

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Shinzo Abe Secara Resmi Ditetapkan Sebagai PM Baru Jepang

Majelis rendah parlemen Jepang dengan suara bulat menyetujui pemimpin Partai Demokrasi Liberal (LDP) Shizo Abe untuk membentuk pemerintahan baru Jepang, Rabu (26/12)

Pemimpin Partai Demokrasi Liberal Jepang, Shinzo Abe, memberi hormat kepada majelis rendah parlemen Jepang, sesaat setelah ditetapkan sebagai PM Jepang yang baru di Tokyo (26/12).
Pemimpin Partai Demokrasi Liberal Jepang, Shinzo Abe, memberi hormat kepada majelis rendah parlemen Jepang, sesaat setelah ditetapkan sebagai PM Jepang yang baru di Tokyo (26/12).
UKURAN HURUF - +
Shinzo Abe telah dipilih kembali sebagai perdana menteri baru Jepang, yang menandai kembalinya politisi kawakan itu dan partainya, Partai Demokrasi Liberal (LDP) menjadi partai yang berkuasa di Jepang.

Majelis rendah parlemen Jepang dengan suara bulat menyetujui Abe untuk membentuk pemerintahan baru hari Rabu (26/12), sepuluh hari setelah partai konservatif LDP mengalahkan Partai Demokrasi Jepang (DPJ) dalam pemilihan parlemen.

LDP memerintah Jepang selama sebagian besar era pasca Perang Dunia Kedua sebelum digantikan tiga tahun lalu oleh DPJ yang berhaluan kiri.

Abe memimpin LDP meraih kemenangan dengan janji melonggarkan kebijakan moneter dan peningkatan belanja untuk pekerjaan umum untuk menghidupkan kembali perekonomian Jepang. Dia juga berjanji akan mengambil sikap yang lebih keras terhadap Tiongkok mengenai persengketaan wilayah di Pasifik.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya