Minggu, 26 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 03:09

Berita / Dunia / Afrika

17 Militan Tewas dalam Serangan Militer Nigeria

Tentara yang didukung oleh helikopter menewaskan 17 militan dalam serangan terhadap dua kamp kelompok militan Boko Haram di negara bagian Borno.

Militer Nigeria menunjukkan senjata-senjata militan yang berhasil disita di kota Kano (foto: dok). Serangan militer di Borno hari Jumat menewaskan 17 militan
Militer Nigeria menunjukkan senjata-senjata militan yang berhasil disita di kota Kano (foto: dok). Serangan militer di Borno hari Jumat menewaskan 17 militan
UKURAN HURUF - +
Seorang pejabat keamanan Nigeria mengatakan tentara yang didukung oleh helikopter tempur menewaskan 17 militan dalam serangan terhadap dua tempat yang dicurigai sebagai kamp-kamp Boko Haram di negara bagian Borno. Seorang tentara Nigeria juga tewas dalam operasi militer itu.

Letnan Kolonel Sagir Musa mengatakan kedua kamp itu merupakan "benteng" dan memiliki fasilitas pelatihan. Dalam sebuah pernyataan Jumat, dia juga mengatakan seorang tentara tewas dalam dua hari operasi militer itu.

Belum ada tanggapan langsung dari Boko Haram, sebuah kelompok militan yang memulai operasi kekerasan melawan pemerintah tahun 2009, menewaskan sekitar 3.000 orang.

Hari Senin, seorang laki-laki yang mengaku ia adalah komandan Boko Haram, Sheik Mohammed Abu Ibnu Abdulazeez, mengumumkan gencatan senjata sepihak dan mendesak para anggota kelompoknya untuk meletakkan senjata mereka.

Namun, belum jelas seberapa banyak faksi kelompok militan itu dan faksi mana yang mematuhi perintah Abdulazeez.

Otorita Nigeria menyambut baik pernyataan Abdulazeez tapi mengatakan mereka tidak akan menghentikan operasi militer untuk menjaga keamanan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya