Rabu, 01 Juni 2016 Waktu: 08:37

    Berita / AS

    10 Perempuan Anggota DPR AS Bela Dubes AS untuk PBB

    10 perempuan anggota DPR Amerika memberi dukungan bagi Duta Besar AS untuk PBB, Susan Rice yang dipertanyakan kelayakannya untuk menjadi Menlu menggantikan Hillary Clinton.

    Dubes AS untuk PBB, Susan Rice, dipertanyakan kelayakannya untuk menjabat Menlu AS menggantikan Hillary Clinton (foto: dok).
    Dubes AS untuk PBB, Susan Rice, dipertanyakan kelayakannya untuk menjabat Menlu AS menggantikan Hillary Clinton (foto: dok).
    Sekitar 10 perempuan anggota DPR Amerika menyuarakan dukungan kepada Duta Besar Amerika untuk PBB, Susan Rice, setelah dua senator Republik mempertanyakan kelayakan dia untuk kemungkinan diangkat sebagai menteri luar negeri.

    Delegasi Partai Demokrat dari Washington DC Eleanor Holmes Norton mengatakan Rice telah bertindak berdasarkan informasi terbaik yang dia perolehnya, ketika dia menjelaskan serangan 11 September terhadap konsulat Amerika di Benghazi, Libya.

    Lima hari setelah insiden itu, Rice menggambarkan serangan itu sebagai aksi spontan yang diilhami oleh protes anti-Amerika di Mesir menentang film produksi Amerika yang menghina Nabi Muhammad.

    Norton mengatakan kecaman terhadap Rice tidak beralasan.

    Presiden Obama dan pejabat pemerintah lainnya telah mengatakan bahwa serangan yang menewaskan empat warga Amerika termasuk Duta Besar Amerika untuk Libya, adalah ulah para teroris.

    Lihat Juga

    PBB: Jumlah Korban Tewas di Laut Tengah Naik Drastis Pekan Lalu

    Sekitar 880 migran dan pengungsi dilaporkan tewas ketika berupaya menyeberangi Laut Tengah selama pekan lalu. Selengkapnya

    Trump Kumpulkan $5,6 Juta untuk Kelompok Veteran AS

    Calon presiden Partai Republik Donald Trump mengatakan, sumbangan bernilai 5,6 juta dolar itu bisa bertambah dan “tidak satu dolarpun ” diambil sebagai biaya administratif. Selengkapnya

    Kerry Menuju Paris untuk Mulai Lagi Pembicaraan Timur Tengah

    Ada secercah harapan bagi perdamaian di Timur Tengah, dengan pernyataan Menteri Pertahanan baru Israel, Avigdor Lieberman yang mendukung solusi "dua negara untuk dua bangsa." Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami