Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 16:49

Berita / AS

Sekelompok Senator AS Umumkan Proposal Reformasi Imigrasi

Salah seorang Senator itu, Charles Schumer, mengatakan proposal itu sebagai rencana yang keras tapi adil bagi kewarganegaraan.

Sekelompok Senator AS, dari kiri: John McCain, Charles Schumer, Marco Rubio, Robert Menendez (dan Richard Durbin memberikan penjelasn Proposal Reformasi Imigrasi hari Senin (28/1).
Sekelompok Senator AS, dari kiri: John McCain, Charles Schumer, Marco Rubio, Robert Menendez (dan Richard Durbin memberikan penjelasn Proposal Reformasi Imigrasi hari Senin (28/1).
UKURAN HURUF - +
Sekelompok Senator terkemuka Amerika dari kedua partai hari Senin mengumumkan rancangan reformasi imigrasi, yang mencakup tahapan menuju kewarganegaraan bagi mereka yang kini tinggal di Amerika secara ilegal.

Salah seorang Senator itu, Charles Schumer, mengatakan proposal itu sebagai rencana yang keras tapi adil bagi kewarganegaraan.

Marco Rubio, Senator Republik dari Florida mengatakan para anggota Kongres punya kewajiban mengatasi keadaan 11 juta orang yang berada di Amerika secara gelap sementara berlaku adil bagi mereka yang mengajukan permohonan kewarganegaraan melalui saluran-saluran yang sah.

Para anggota Kongres mengakui sistem imigrasi Amerika "brantakan." Proposal itu diumumkan menjelang pidato Presiden Barack Obama yang disampaikan hari Selasa untuk mendesak reformasi imigrasi.

Imigran gelap nantinya mendaftar ke pemerintah, lolos pemeriksaan latar belakang, membayar denda dan tunggakan pajak, dan melengkapi langkah-langkah lain untuk mendapatkan status percobaan yang akan memungkinkan mereka hidup dan bekerja secara legal di Amerika. Mereka kemudian akan ditempatkan di urutan belakang antrian orang-orang yang berusaha memperoleh “kartu hijau” sebagai penduduk tetap yang sah.

Proposal itu termasuk pengecualian bagi mereka yang masuk ke Amerika sebagai anak-anak, serta bagi para pekerja pertanian yang menurut para senator itu memainkan peran penting dalam menjaga pasokan pangan Amerika.

Jalan baru menuju kewarganegaraan itu disampaikan bersamaan dengan meningkatnya penegakan hukum, termasuk penggunaan lebih banyak pesawat pengintai tanpa awak, pengawasan dan petugas imigrasi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya