Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:13

Berita / AS

Senator AS Siap Ungkap Usulan Penting Terkait Reformasi Imigrasi

Sekelompok Senator terkemuka Amerika Serikat dari kedua partai Senin (28/1) siap mengungkapkan seperangkat reformasi besar-besaran terhadap sistem imigrasi Amerika.

Sekelompok senator Amerika dari kedua kubu partai siap untuk mengungkapkan reformasi terkait sistem imigrasi Amerika, Senin 28 Januari 2013 (Foto: dok).
Sekelompok senator Amerika dari kedua kubu partai siap untuk mengungkapkan reformasi terkait sistem imigrasi Amerika, Senin 28 Januari 2013 (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Usul sekelompok Senator Amerika tersebut diuraikan dalam dokumen lima halaman yang dimulai dengan menyebutkan bahwa para anggota legislatif tersebut mengakui sistem imigrasi Amerika tidak sempurna. Sistem tersebut  akan mencakup jalur menjadi warganegara bagi mereka yang sekarang tinggal secara ilegal di negara tersebut.

Imigran gelap nantinya akan mencatatkan diri, menjalani pemeriksaan latar belakang, membayar denda dan tunggakan pajak, serta menempuh beberapa langkah lainnya untuk mendapatkan status percobaan yang akan memungkinkan mereka bekerja dan tinggal secara sah di Amerika Serikat. Mereka juga nantinya akan dimasukkan di urutan belakang daftar mereka yang sedang mengupayakan kartu hijau, atau izin tinggal sebagai penduduk tetap.

Rencana tersebut juga meliputi pengecualian bagi mereka yang memasuki negara ini semasa anak-anak, serta bagi pekerja pertanian yang menurut para senator berperan penting dalam menjaga pasokan pangan di Amerika.

Jalur baru menjadi warganegara ini muncul bersamaan dengan ditingkatkannya penegakan hukum, yang mencakup lebih banyak pengerahan pesawat-pesawat tak berawak, pengintaian dan petugas imigrasi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya