Sabtu, 30 April 2016 Waktu: 18:14

    Berita / AS

    Senat AS Kurangi Siasat Ulur-Waktu dalam Proses Legislatif

    Senat Amerika telah menyetujui pembatasan sederhana siasat mengulur-ulur waktu, yang disebut “filibuster" untuk menggagalkan RUU atau menghambat pengukuhan calon-calon yang diajukan oleh presiden.

    Senat Amerika telah menyetujui pembatasan sederhana siasat mengulur-ulur waktu, yang dikenal dengan istilah "filibuster" (Foto: dok).
    Senat Amerika telah menyetujui pembatasan sederhana siasat mengulur-ulur waktu, yang dikenal dengan istilah "filibuster" (Foto: dok).
    Perubahan yang dirundingkan oleh pemimpin mayoritas Senat Harry Reid dan pemimpin minoritas Mitch McConnell tersebut, mengurangi jumlah berapa kali penentang rancangan undang-undang dan calon dapat menggunakan filibuster. Namun, partai minoritas memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk menawarkan amandemen pada rancangan undang-undang.

    Filibuster sudah lama digunakan partai-partai minoritas untuk menggagalkan rancangan undang-undang atau menghambat pengukuhan calon-calon yang diajukan oleh presiden. Namun peraturan baru akan mengenakan batas waktu yang digunakan untuk memperdebatkan sebagian rancangan undang-undang dan calon-calon pejabat yang diajukan oleh presiden, dan memperkecil waktu  yang diperlukan untuk meloloskan rancangan undang-undang dalam majelis Senat.

    Presiden Obama telah memuji persetujuan itu dalam pernyataannya Kamis petang (24/1) dan mengatakan ia berharap ini akan meratakan jalan bagi Senat untuk mencapai kemajuan yang berarti dalam tugas legislatifnya dalam beberapa minggu dan beberapa bulan mendatang.
    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami