Kamis, 21 Agustus 2014 Waktu UTC: 04:19

Berita / Dunia / Eropa

Sektor Kesehatan Inggris Diguncang Skandal Rumah Sakit

Sektor kesehatan Inggris diguncang skandal sebuah rumah sakit yang diperkirakan telah membuat 400 sampai 1.200 pasien meninggal sia-sia.

Seorang perempuan meninggalkan Rumah Sakit Stafford di Inggris tengah (6/2). (Reuters/Darren Staples)
Seorang perempuan meninggalkan Rumah Sakit Stafford di Inggris tengah (6/2). (Reuters/Darren Staples)
Kasus kematian ratusan pasien rumah sakit, yang dibiarkan tanpa makanan atau air dalam kondisi yang kotor, menunjukkan situasi yang mendesak perubahan budaya badan layanan kesehatan nasional (NHS) di Inggris, menurut sebuah laporan pada Rabu (6/2).

Antara 400 dan 1.200 pasien diperkirakan meninggal dengan sia-sia di Rumah Sakit Stafford di bagian tengah Inggris antara Januari 2005 sampai Maret 2009 dalam salah satu skandal terburuk yang menimpa NHS sejak badan itu didirikan pada 1948.

“Sejumlah pasien sangat haus sampai mereka minum dari vas bunga yang kotor,” ujar Perdana Menteri Inggris David Cameron dalam pernyataan tertulis untuk parlemen, seperti yang ditulis dalam laporan tersebut.

Menyebutkan peristiwa di Stafford sebagai “daftar tercela dari kegagalan klinis dan pengelolaan,” Cameron meminta maaf pada semua keluarga yang terdampak atas nama pemerintah dan negara.

Penyusun laporan setebal 3.000 halaman itu, pengacara Robert Francis, mengatakan: “Ini kisah penderitaan yang mengerikan dan tidak perlu dari ratusan orang.”

“Mereka dikecewakan sebuah sistem yang mengabaikan tanda-tanda peringatan dan menempatkan kepentingan korporat dan biaya di atas pasien dan keselamatan mereka,” ujar Francis dalam pernyataan di televisi saat laporannya dipublikasikan.

NHS, yang menyediakan layanan medis gratis pada saat kedatangan, merupakan lembaga yang dekat dengan hati warga Inggris sehingga dipamerkan pada dunia saat upacara pembukaan Olimpiade di London musim panas lalu. Detail yang terjadi di Stafford telah mengguncang negara itu.

“Pasien-pasien yang sudah berumur dan rentan tidak dimandikan, tidak diberi makan dan cairan. Mereka dilukai harga diri dan kehormatannya. Beberapa pasien harus bangkit sendiri dari tempat tidur karena tidak ada yang membantu mereka ke kamar mandi,” ujar Francis.

Ia mengatakan beberapa pasien tidur di atas sprei dengan noda kotoran dan beberapa yang tidak dapat makan atau minum tanpa bantuan tidak menerimanya. Obat diresepkan namun tidak diberikan.

“Banyak yang tidak percaya bahwa ini terjadi di sebuah rumah sakit NHS,” ujar Francis.
Francis menggambarkan adanya budaya kerahasiaan dan pembelaan diri sehingga pembuka rahasia (whistleblower) dibungkam dan kerabat yang berduka dan bertanya-tanya diabaikan.

Ia mengatakan pengelola rumah sakit fokus pada target-target birokrasi dan keuntungan finansial agar bisa mendapatkan status prestisius “NHS Foundation Trust,” daripada memperhatikan kualitas pelayanan.

Francis mengatakan NHS telah menghadapi serangkaian reorganisasi selama berpuluh tahun dan ia tidak ingin merekomendasikan pergolakan lagi. Ia menekankan bahwa yang diperlukan adalah perubahan budaya, bukan organisasi.

“Rekomendasi-rekomendasi saya adalah untuk mendukung semua yang ada dalam pelayanan untuk mewujudkan standar dan nilai yang terpusat pada pasien, dan juga mengubah perilaku saat diperlukan,” ujarnya.

Termasuk dalam 290 rekomendasinya adalah kewajiban hukum para dokter, perawat dan yang lainnya dalam sistem kesehatan untuk terbuka dengan pasien mengenai segala kesalahan dan bahwa melanggar kewajiban ini seharusnya menjadi tindak pidana.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pembungkaman whistleblowers tidak diperkenankan.

Cameron mengatakan bahwa penemuan kegagalan sistemmik dari NHS berarti bahwa “kita tidak boleh terlalu yakin bahwa kegagalan pelayanan tersebut hanya terbatas pada satu rumah sakit.”

Ia mengatakan akan membentuk pos baru untuk inspektur kepala rumah sakit dan menetapkan rezim inspeksi rumah sakit pada musim gugur mendatang.

Untuk menggarisbawahi pentingnya NHS dalam kehidupan di Inggris, Cameron mendahului pernyataannya dengan mengatakan: “Saya cinta NHS kita.”

“Apa yang membuat NHS spesial adalah prinsip yang sangat sederhana, bahwa siapapun Anda, di mana pun Anda berada, apapun yang terjadi, berapa pun yang Anda miliki di bank, ada tempat yang bisa Anda tuju di mana ada orang-orang yang akan merawat Anda,” ujarnya.

“Yang mengejutkan adalah karena rusaknya princip kehidupan di Inggris ini.” (Reuters/Estelle Shirbon)
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook