Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 02:54

Berita / Politik

Sekjen PBB: Suriah Belum Sepenuhnya Laksanakan Persetujuan

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan Suriah belum sepenuhnya melaksanakan persetujuan gencatan senjata, tetapi ia meminta kepada Dewan Keamanan PBB agar mengesahkan tiga bulan misi peninjau untuk Suriah.

Sekjen PBB Ban Ki-moon (Foto: dok)
Sekjen PBB Ban Ki-moon (Foto: dok)
UKURAN HURUF - +
Dalam suratnya kepada presiden Dewan Keamanan, yang diperoleh VOA, Ban mengatakan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad belum menarik pasukan dan senjata beratnya, dan bahwa tidak ada kemajuan tercapai mengenai akses kemanusiaan atau pembebasan tahanan.

Ban mengusulkan misi peninjau beranggotakan 300 orang yang akan ditempatkan di kira-kira 10 lokasi di Suriah. Ia mengatakan misi tersebut akan memantau penghetian kekerasan sesuai dengan rencana perdamaian yang diperantarai utusan Liga Arab-PBB Kofi Annan.

Surat tersebut juga mengatakan pemerintah Suriah berkewajiban memastikan keselamatan para peninjau dan agar mereka dapat bergerak dengan bebas.

Satu tim pendahulu PBB telah mulai bekerja pekan ini. Ban mengatakan para pejabat Suriah menolak permohonan peninjau untuk berkunjung ke Homs, dengan alasan masalah keamanan. Ia mengatakan  suara tembakan kedengaran di pinggir Damaskus hari Rabu ketika pemantau berkunjung.  Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas penembakan itu, yang terjadi pada waktu demonstrasi anti-pemerintah.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan keadaan di Suriah sedang berada pada titik peralihan yang genting.  Dia mengatakan demikian di Brussels sehari sebelum pertemuan “Sahabat Suriah” di Paris, dimana dia diperkirakan akan menghadiri pertemuan tersebut bersama para menteri luar negeri negara-negara Arab dan Eropa.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya