Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 11:07

Berita / Indonesia

Presiden SBY Ambil Alih Kepemimpinan Partai Demokrat

Presiden SBY selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, mengambil alih kepemimpinan partai dan menginstruksikan Anas Urbaningrum memfokuskan diri pada kasus suap proyek Hambalang.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat (8/2) mengambil alih kepemimpinan partai setelah Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum diumumkan sebagai tersangka oleh KPK (foto: VOA/Andylala).
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat (8/2) mengambil alih kepemimpinan partai setelah Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum diumumkan sebagai tersangka oleh KPK (foto: VOA/Andylala).
UKURAN HURUF - +
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Muksalmina Mta dari: Aceh
10.02.2013 22:59
prinsip di Indonesia, sering terjadi jika suatu partai sudah beranjak naik daun, maka akan ada selalu beberapa orang yang akan menghancurkannya kembali. Dengan tujuan untuk mendirikan partai baru sebagai demokratisasi hidup dalam politik praktis.

Tidak diherankan lagi jika suatu partai mengalami keterpurukan yang dahsyat. Memang inilah suatu revolusi partai-partai di Indonesia. Tapi partai tertua tetap akan bertahan sebagai partai senior, seperti partai GOLKAR.


oleh: andi bakri dari: balikpapan
09.02.2013 07:12
PAK SBY MEMANG CERDAS....!!!


oleh: Rakean Agung dari: Tangerang
09.02.2013 06:04
Kekhawatiran yang wajar dari seorang pendiri dan pembina akan partai yang dibesarkan dan membesarkannya itu.Bukan saja karena elektabilitasnya semakin anjlok.dari hasil survey itu. Namun,adanya gesekan diinternal kadernya itu sendiri.Antar Ruhut Sitompul dan Anas Urbaningrum serta kelompok pendukungnya.Lebih dari itu,nyanyian sosok HM Nazarudin di persidangan Tipikor,tidak bisa diabaikan begitu saja,apalagi dengan membawa setumpuk data,sebagai dokumen yang bisa di jadikan barang bukti bagi KPK atas dugaan keterlibatan Ketum Partai Demokrat itu dalam kasus korupsi proyek Hambalang itu. Ini,dikaitkan pula dengan poin 7,dari pernyataan SBY,dalam pidatonya di puri Cikeas,bahwa Anas Urbaningrum bisa lebih fokus kepada dugaan kasus hukum yang melibatkan dirinya di proyek Hambalang itu dengan KPK.Dan ini bukan intervensi SBY ke KPK,khususnya soal Kasus Anas Urbaningrum ini. Jadi, kini terpulang kepada KPK.KPK tidak bisa berdalih lagi dibalik soal ada atau belum adanya 2 alat bukti.Dan,KPK bukan bawahan Presiden,bukan pula KPK sebagai Lembaga Politik. Jadi,jika Andi A M,yang Menpora aktif saat itu dan LHI ,yang presidennya PKS bisa dijadikan tersangka dan ditahan pula, maka siapa selanjutnya yang akan diGunturkan,pula.Kita,tunggu saja gebrakan dari KPK,itu.


oleh: andi bakri saalang dari: Balikpapan
09.02.2013 03:14
Menang lagi Partai Demokrat di PEMILU 2014


oleh: Shal dari: Pekalongan
09.02.2013 00:24
Presiden rangkap jabatan Ketua Partai...apa tidak menyalahi aturan...lebih fokus mana ya...

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya