Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 20:49

Berita / Indonesia

1 Tewas, 15 Luka-Luka Akibat Gempa di Aceh

Satu anak perempuan tewas dan 15 orang lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,0 Skala Richter di Aceh.

Warga yang panik karena gempa di Aceh Selasa (22/1) meninggalkan rumah dengan sepeda motor. (AP/Heri Juanda)
Warga yang panik karena gempa di Aceh Selasa (22/1) meninggalkan rumah dengan sepeda motor. (AP/Heri Juanda)
UKURAN HURUF - +
Budi Nahaba
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan satu orang tewas dan 15 warga lainnya mengalami luka serius akibat gempa berkekuatan 6,0 Skala Richter pada Selasa (22/1).

Kepala BPBA Jarwansyah saat dihubungi VOA di lokasi bencana mengatakan, pihaknya terus melakukan inventarisasi kerugian yang ditimbulkan akibat gempa yang melanda kabupaten Pidie.

“Korban meninggal satu orang, 15 orang luka-luka, 231 unit rumah rusak, yang 150 unit rusak berat,” ujar Jarwansyah.

Korban meninggal adalah seorang anak perempuan berusia sembilan tahun yang terkena reruntuhan bangunan rumah. 

Menurut Jarwansyah selain merusak rumah warga, gempabumi juga merusak dua meunasah (balai warga), delapan masjid, dua kantor camat, dua puskesmas, dan 20 sekolah.

Jarwansyah menambahkan, pemerintah Aceh akan membantu pembangunan kembali rumah warga yang rusak tertimpa bencana.

“Gubernur [Zaini Abdullah] telah menerima proposal rehabilitasi termasuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang di perjalanan melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.

Menurut Jarwansyah puluhan warga yang trauma masih mengungsi di tempat yang dianggap cukup aman seperti posko BPBA dan dapur umum, dengan didampingi petugas kesehatan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mengatakan, gempa pertama 6,0 SR terjadi pada pukul 05.22  WIB Selasa (22/1) di kawasan Gempang, kabupaten Pidie. BMKG mencatat terjadi 20 kali gempa susulan dengan skala antara 3 hingga 5 Skala Richter.

Gempa dirasakan pula oleh warga di sejumlah kabupaten/kota, terutama di Banda Aceh, kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen dan Takengon, Kabupaten  Aceh Tengah.

Nurrachma Ibrahim, 27, warga Meureudu di kabupaten Pidie Jaya mengatakan, guncangan yang cukup kuat sempat membuat warga sekitar panik.

”Inginnya kita warga mendapat aba-aba , semacam pemberitahuan dari pemerintah [setempat] untuk menenangkan warga. Sejauh ini informasi apapun tidak dapat,” ujarnya.

Para Pakar dari  Pusat Riset Mitigasi dan Bencana Tsunami (Tsunami & Disaster Mitigation Research Center -TDMRC) Universitas Syiah Kuala mengatakan gempa yang terjadi Selasa (22/1) merupakan  gempa yang bersumber dari sesar Sumatera terjadi di darat.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya