Senin, 20 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:20

Berita / AS

RUU Imigrasi akan Tetapkan Nasib 11 Juta Imigran Gelap di AS

Para senator AS membentangkan rancangan reformasi imigrasi yang akan memberi jalan bagi status kewarganegaraan bagi jutaan yang sekarang bekerja dan hidup secara ilegal di AS.

Rancangan reformasi imigrasi memungkinkan para pelajar dan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: dok).
Rancangan reformasi imigrasi memungkinkan para pelajar dan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Menurut rancangan tersebut, para imigran ilegal akan mendaftar kepada pemerintah, menjalani pengecekan latar belakang, membayar denda dan pajak tahun-tahun sebelumnya, serta melengkapi syarat-syarat lainnya untuk mencapai status percobaan yang akan memungkinkan mereka hidup dan bekerja secara legal di AS. Nama-nama mereka kemudian akan diletakkan di belakang daftar orang-orang yang sedang berusaha memperoleh apa yang disebut kartu hijau sebagai penduduk tetap.
 
Senator Charles Schumer dari New York mengatakan, "Masih panjang jalan yang harus ditempuh, tetapi rancangan kedua partai ini adalah terobosan besar. Kami berharap prinsip-prinsip ini dapat disusun menjadi undang-undang menjelang bulan Maret nanti dan disetujui oleh komite pimpinan Senator Patrick Leahy, supaya dapat diluluskan oleh Senat pada musim semi atau musim panas mendatang."
 
Para Senator yang terlibat dalam proposal tersebut mewakili negara-negara bagian yang paling terimbas imigrasi ilegal, seperti Arizona, Florida, South Carolina dan New York.  Kelompok ini menyebut sistem imigrasi sekarang ini "tidak berfungsi." 
 
Senator John McCain dari Arizona mengemukakan, "Apa yang kini berlangsung tidak dapat diterima. Faktanya adalah sebuah amnesti. Sudah sekian lama, kita merasa senang orang lain memotongkan rumput kita, menghidangkan makanan kita, membersihkan rumah kita, bahkan menjaga anak-anak kita, dan tidak memberikan tunjangan-tunjangan bagi mereka yang sebenarnya telah menjadikan Amerika negeri impian. Saya kira setiap orang sepakat bahwa tidaklah menguntungkan bagi kita untuk terus membiarkan orang-orang ini hidup dalam kegelapan."
 
Rancangan tadi mencakup pengecualian orang-orang yang memasuki AS semasa kanak-kanak, dan juga para pekerja pertanian yang menurut para
senator itu memainkan peran penting dalam mengelola suplai pangan di Amerika.
 
Senator Schumer menyebut rancangan ini sulit tetapi adil bagi jalan menuju kewarganegaraan. Proposal bersama kedua partai ini diumumkan sehari sebelum Presiden Barack Obama menyampaikan pidato yang menganjurkan agar segera dilaksanakan sebuah reformasi imigrasi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Antara Indonesia, Amerika dan Suriah - Liputan Berita VOA 20 Mei 2013

Hari Kamis, minggu lalu, Menlu RI Marty Natalegawa berada di Washington DC untuk menjadi pembicara dalam konferensi Indonesia yang diadakan oleh CSIS. Usai konferensi, Menlu RI Marty Natalegawa, mengunjungi Menlu AS John Kerry dan menggunakan kesempatan itu untuk membahas berbagai isu termasuk Suriah. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya