Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 11:35

Berita / Dunia / Eropa

Rusia Terus Jual Senjata ke Suriah

Kepala badan ekspor senjata Rusia mengatakan pihaknya terus mengirim senjata ke pemerintah Suriah, Rabu (13/2).

Anatoly Isaikin, direktur perdagangan senjata Rusia, Rosoboronexport, memberi keterangan pers di Moskow terkait penjualan senjata ke Suriah (13/2).
Anatoly Isaikin, direktur perdagangan senjata Rusia, Rosoboronexport, memberi keterangan pers di Moskow terkait penjualan senjata ke Suriah (13/2).
UKURAN HURUF - +
Direktur Rosoboronexport Anatoly Isaikin mengatakan dalam sebuah konperensi pers, Rabu (13/2), Rusia memenuhi kewajiban kontrak yang ada, yang tergolong legal karena tidak ada sanksi PBB yang melarang penjualan senjata ke Suriah.

Kepala badan ekspor senjata Rusia mengatakan, pihaknya terus mengirim senjata ke pemerintah Suriah, namun tidak ada satupun peralatan yang dapat digunakan untuk keperluan menyerang.

Rusia dan Tiongkok telah memveto tiga resolusi Dewan Keamanan yang ditujukan kepada Suriah, dan menegaskan perlunya resolusi yang dipimpin Suriah untuk mengatasi krisis negara itu tanpa campur tangan pihak asing.

PBB mengatakan Selasa, hampir 70 ribu orang tewas sejak kerusuhan menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad dimulai dua tahun lalu. Jumlah korban tewas itu meningkat dari 60 ribu sewaktu diumumkan  komisaris HAM PBB awal Januari lalu.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris mengatakan sekitar 200 orang tewas di berbagai penjuru negara itu Selasa, dan kebanyakan dari mereka adalah pemberontak atau tentara pemerintah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya