Selasa, 09 Februari 2016 Waktu: 22:42

    Berita / Dunia / Eropa

    Rusia Siap Berunding Soal Pembatasan Senjata

    Rusia mengatakan pihaknya siap memulai pembicaraan dengan NATO mengenai pembatasan pasukan militer konvensional di Eropa.

    Utusan baru Moskow untuk NATO, Alexander Grushko (foto: dok) mengisyaratkan Rusia siap berunding soal pembatasan senjata (foto: dok).
    Utusan baru Moskow untuk NATO, Alexander Grushko (foto: dok) mengisyaratkan Rusia siap berunding soal pembatasan senjata (foto: dok).
    Utusan baru Moskow untuk NATO, Alexander Grushko, hari Kamis mengatakan konsultasi harus dilakukan tanpa upaya untuk mengaitkannya dengan isu-isu politik.

    Grushko mengatakan "bola kini berada di lapangan Eropa," seraya menambahkan bahwa Rusia sekarang menunggu isyarat dari mitra-mitranya di Eropa yang menunjukkan minat dalam hal ini.

    Perjanjian tahun 1990 mengenai Pasukan Bersenjata Konvensional di Eropa (CFE) membatasi jumlah tank, pesawat dan senjata-senjata besar non-nuklir lainnya yang oleh NATO dan Pakta Warsawa dulu dapat digelar di barat pegunungan Ural di Rusia.

    Ke-30 penandatangan memperbarui perjanjian itu tahun 1999, tetapi negara-negara NATO menolak meratifikasinya selama Rusia mempertahankan tentaranya di Georgia dan wilayah Trans-Dniester di Moldova.

    Rusia menangguhkan pematuhannya pada perjanjian itu tahun 2007, dan tidak mengizinkan inspeksi pangkalan-pangkalan ataupun menyediakan data persenjataannya.
    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami