Rabu, 10 Februari 2016 Waktu: 00:51

    Berita / Dunia / Eropa

    Rusia Mulai Berlakukan UU Pengkhianatan yang Kontroversial

    Rusia mulai memberlakukan undang-undang baru yang kontroversial meskipun Presiden Vladimir Putin telah berjanji untuk meninjaunya kembali, Rabu (14/11).

    Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: dok). Rusia mulai memberlakukan undang-undang baru yang kontroversial, Rabu (14/11).
    Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: dok). Rusia mulai memberlakukan undang-undang baru yang kontroversial, Rabu (14/11).
    Undang-undang yang diterbitkan dalam harian pemerintah Rossiyskaya Gazeta hari Rabu (14/11) tersebut memperluas penafsiran pengkhianatan, mencakup kegiatan-kegiatan seperti bantuan keuangan atau konsultasi untuk negara asing, organisasi asing atau internasional.

    Sementara undang-undang sebelumnya menggambarkan pengkhianatan sebagai kegiatan mata-mata atau bantuan lainnya untuk negara asing yang merusak keamanan eksternal Rusia, undang-undang baru itu memperluas definisi tersebut dengan menghapuskan kata “eksternal”.

    Para aktivis HAM mengingatkan bahwa undang-undang baru itu sangat rancu sehingga dan akan memungkinkan pemerintah mencap seorang penentang pemerintah sebagai pengkhianat.

    Putin hari Senin (12/11) berjanji untuk meninjau kembali rancangan undang-undang pengkhianatan tersebut, namun undang-undang itu tetap mulai diberlakukan hari ini.
    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami