Kamis, 23 Oktober 2014 Waktu UTC: 00:38

Berita / AS / Pemilu AS

Romney Kritik Gedung Putih terkait Serangan atas Kedubes AS di Kairo

Romney mengatakan pemerintahan Obama keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menyerbu kedutaan AS di Kairo, bukannya mengecamnya.

Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Kandidat presiden Amerika dari partai Republik Mitt Romney hari Rabu membela kritik sebelumnya terhadap pemerintahan Obama, terkait serangan-serangan terhadap pos-pos diplomatik Amerika di Libya dan Mesir pada hari Selasa.

Serangan terhadap kedutaan Amerika di ibukota Mesir, Kairo, dan konsulat Amerika di Benghazi, Libya, dikaitkan dengan video amatir yang dibuat di Amerika, yang dianggap umat Islam menghina Nabi Muhammad. Empat diplomat Amerika, termasuk Duta Besar Amerika untuk Libya J Christopher Stevens, tewas dalam serangan di Benghazi.

Sewaktu berbicara kepada wartawan di Jacksonville, Florida, hari Rabu, Romney mengatakan pemerintah keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menerobos kedutaan Amerika di Mesir, bukannya mengecam tindakan mereka.

Setelah serangan itu, Kedutaan Amerika di Kairo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya-upaya orang-orang yang terpedaya untuk menyakiti perasaan umat Islam. Pernyataan kedutaan itu dilansir sebelum korban tewas di Libya diumumkan.
Selasa malam, Romney menyebut pernyataan kedutaan itu memalukan. Sebagai tanggapan, jurubicara kampanye Obama Ben LaBolt mengatakan ia terkejut dengan serangan politik kandidat partai Republik pada waktu Amerika menghadapi kematian tragis diplomatnya di Libya.

Hari Rabu, Romney membela kritik terdahulunya, dengan mengatakan pernyataan dari Kedutaan Amerika di Kairo serupa dengan permintaan maaf, salah perhitungan yang parah, dan tidak konsisten dengan prinsip-prinsip Amerika. Ia juga menyatakan serangan di Libya itu keterlaluan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga keempat diplomat Amerika yang tewas.

Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton Rabu mengatakan bahwa tidak ada pembenaran bagi kekerasan tidak masuk akal yang menewaskan para diplomat Amerika di Libya dan mereka yang bertanggungjawab harus diajukan ke pengadilan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Jokowi -JK Perlu Bentuk Pemerintahan Yang Profesionali
X
Yuni Salim
22.10.2014
Hiruk pikuk transisi demokrasi telah usai, kini pasangan Jokowi-JK resmi menjadi pemimpin negara dan mengemban amanah rakyat. Namun menurut sejumlah pengamat, Presiden Jokowi akan menghadapi tantangan yang besar.
Video

Video Jokowi -JK Perlu Bentuk Pemerintahan Yang Profesional

Hiruk pikuk transisi demokrasi telah usai, kini pasangan Jokowi-JK resmi menjadi pemimpin negara dan mengemban amanah rakyat. Namun menurut sejumlah pengamat, Presiden Jokowi akan menghadapi tantangan yang besar.
Video

Video Sunday Drum Circle, Tradisi Taman Ibukota AS

Washington DC bias dikenal sebagai ibukota AS, kota yang dekat dengan kekuasaan. Namun ada satu acara komunitas yang tak banyak diketahui orang, kecuali warga setempat, diantaranya "Sunday Drum Circle:. Simak dalam Laporan VOA berikut ini bersama Patsy Widakuswara.
Video

Video Kilas VOA 23 Oktober 2014

Aksi penembakan di gedung parlemen Kanada. Parlemen Kurdi Irak setuju mengirim bala bantuan bagi pasukan Kurdi di Kobani, Suriah. Burkina Faso mempertimbangkan penghapusan pembatasan masa jabatan presiden. Kontroversi bar bermenu serba Vladimir Putin di Kyrgyzstan.
Video

Video Layar Ponsel Makin Lebar, Penjualan Tablet Turun - VOA untuk Dunia Tekno

Data penjualan elektronik terbaru menunjukkan, penjualan tablet cenderung turun. Selain mahalnya tablet yang membuat orang sulit melepas iPad atau Galaxy Tab lama, smartphone berlayar sekitar lima inci juga membuat sebagian konsumen tak lagi membutuhkan tablet. Selengkapnya dilaporkan tim VOA.
Video

Video Mantan Presiden Carter Bantu Perekonomian Kota Kelahirannya

Adalah pemandangan yang lumrah apabila banyak wisatawan berdatangan ke tempat yang terkait dengan presiden Amerika. Diantaranya kota Plains, di Georgia, kota kelahiran mantan Presiden Jimmy Carter, yang selalu ramai setiap hari Minggu, saat mantan presiden ini menjadi guru sekolah Minggu.
 Aktivitas di Facebook