Rabu, 28 Januari 2015 Waktu: 08:21

Berita / AS / Pemilu AS

Romney Kritik Gedung Putih terkait Serangan atas Kedubes AS di Kairo

Romney mengatakan pemerintahan Obama keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menyerbu kedutaan AS di Kairo, bukannya mengecamnya.

Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Kandidat presiden Amerika dari partai Republik Mitt Romney hari Rabu membela kritik sebelumnya terhadap pemerintahan Obama, terkait serangan-serangan terhadap pos-pos diplomatik Amerika di Libya dan Mesir pada hari Selasa.

Serangan terhadap kedutaan Amerika di ibukota Mesir, Kairo, dan konsulat Amerika di Benghazi, Libya, dikaitkan dengan video amatir yang dibuat di Amerika, yang dianggap umat Islam menghina Nabi Muhammad. Empat diplomat Amerika, termasuk Duta Besar Amerika untuk Libya J Christopher Stevens, tewas dalam serangan di Benghazi.

Sewaktu berbicara kepada wartawan di Jacksonville, Florida, hari Rabu, Romney mengatakan pemerintah keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menerobos kedutaan Amerika di Mesir, bukannya mengecam tindakan mereka.

Setelah serangan itu, Kedutaan Amerika di Kairo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya-upaya orang-orang yang terpedaya untuk menyakiti perasaan umat Islam. Pernyataan kedutaan itu dilansir sebelum korban tewas di Libya diumumkan.
Selasa malam, Romney menyebut pernyataan kedutaan itu memalukan. Sebagai tanggapan, jurubicara kampanye Obama Ben LaBolt mengatakan ia terkejut dengan serangan politik kandidat partai Republik pada waktu Amerika menghadapi kematian tragis diplomatnya di Libya.

Hari Rabu, Romney membela kritik terdahulunya, dengan mengatakan pernyataan dari Kedutaan Amerika di Kairo serupa dengan permintaan maaf, salah perhitungan yang parah, dan tidak konsisten dengan prinsip-prinsip Amerika. Ia juga menyatakan serangan di Libya itu keterlaluan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga keempat diplomat Amerika yang tewas.

Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton Rabu mengatakan bahwa tidak ada pembenaran bagi kekerasan tidak masuk akal yang menewaskan para diplomat Amerika di Libya dan mereka yang bertanggungjawab harus diajukan ke pengadilan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Badai Salju Melanda Timur Laut Amerika Serikati
X
Patsy Widakuswara
27.01.2015
Sebagian besar wilayah Timur Laut Amerika Serikat lumpuh akibat badai salju, termasuk kota-kota besar seperti Boston dan New York. Selengkapnya mengenai badai salju besar pertama 2015 ini dilaporkan reporter VOA Patsy Widakuswara.
Video

Video Badai Salju Melanda Timur Laut Amerika Serikat

Sebagian besar wilayah Timur Laut Amerika Serikat lumpuh akibat badai salju, termasuk kota-kota besar seperti Boston dan New York. Selengkapnya mengenai badai salju besar pertama 2015 ini dilaporkan reporter VOA Patsy Widakuswara.
Video

Video Kilas VOA 28 Januari 2015

Pengungsi Kurdi merayakan pengusiran ISIS dari Kobani, Suriah. Presiden AS Barack Obama bertemu Raja Salman di Arab Saudi. Badai salju melanda pantai timur Amerika Serikat. Formasi bendera Australia melibatkan seribu lebih domba.
Video

Video Hewan Jadi Seniman di Kebun Binatang Washington DC

Binatang pun bisa mengekspresikan diri dan melepas stress melalui melukis atau bermusik. Seperti yang dilakukan para penghuni Smithsonian National Zoo, kebun binatang di ibukota Amerika. Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Patsy Widakuswara.
Video

Video Teknologi Mesin Terbaru di Washington Auto Show 2015

Mobil-mobil dengan berbagai jenis mesin canggih tampil dalam pameran otomotif di ibukota AS, Washington DC. Industri otomotif tampak terus mengembangkan teknologi mesin terbaru beserta kombinasinya guna mendapatkan mobil hemat bahan bakar dengan harga terjangkau.
Video

Video Layanan Streaming Video Menggeser TV Kabel Berbayar

Di luar tontonan pertandingan besar olah raga, banyak penonton TV di AS kini memilih menonton program instan lewat internet. Perkembangan ini menguntungkan layanan streaming seperti Hulu, Netflix, dan Amazon yang tarif langganannya jauh lebih rendah dibandingkan TV kabel.
 Aktivitas di Facebook