Sabtu, 29 Agustus 2015 Waktu: 13:45

Berita / AS / Pemilu AS 2012

Romney Kritik Gedung Putih terkait Serangan atas Kedubes AS di Kairo

Romney mengatakan pemerintahan Obama keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menyerbu kedutaan AS di Kairo, bukannya mengecamnya.

Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Kandidat presiden Amerika dari partai Republik Mitt Romney hari Rabu membela kritik sebelumnya terhadap pemerintahan Obama, terkait serangan-serangan terhadap pos-pos diplomatik Amerika di Libya dan Mesir pada hari Selasa.

Serangan terhadap kedutaan Amerika di ibukota Mesir, Kairo, dan konsulat Amerika di Benghazi, Libya, dikaitkan dengan video amatir yang dibuat di Amerika, yang dianggap umat Islam menghina Nabi Muhammad. Empat diplomat Amerika, termasuk Duta Besar Amerika untuk Libya J Christopher Stevens, tewas dalam serangan di Benghazi.

Sewaktu berbicara kepada wartawan di Jacksonville, Florida, hari Rabu, Romney mengatakan pemerintah keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menerobos kedutaan Amerika di Mesir, bukannya mengecam tindakan mereka.

Setelah serangan itu, Kedutaan Amerika di Kairo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya-upaya orang-orang yang terpedaya untuk menyakiti perasaan umat Islam. Pernyataan kedutaan itu dilansir sebelum korban tewas di Libya diumumkan.
Selasa malam, Romney menyebut pernyataan kedutaan itu memalukan. Sebagai tanggapan, jurubicara kampanye Obama Ben LaBolt mengatakan ia terkejut dengan serangan politik kandidat partai Republik pada waktu Amerika menghadapi kematian tragis diplomatnya di Libya.

Hari Rabu, Romney membela kritik terdahulunya, dengan mengatakan pernyataan dari Kedutaan Amerika di Kairo serupa dengan permintaan maaf, salah perhitungan yang parah, dan tidak konsisten dengan prinsip-prinsip Amerika. Ia juga menyatakan serangan di Libya itu keterlaluan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga keempat diplomat Amerika yang tewas.

Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton Rabu mengatakan bahwa tidak ada pembenaran bagi kekerasan tidak masuk akal yang menewaskan para diplomat Amerika di Libya dan mereka yang bertanggungjawab harus diajukan ke pengadilan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Lunn Fabrics-Batik untuk Pengrajin Quilt Amerikai
X
Ariadne Budianto
28.08.2015
Berawal dari sebuah penugasan ke Solo, Debra Lunn dan Michael Mrowka jatuh cinta pada Indonesia, dan batik. Pasangan seniman tersebut memproduksi dan membawa label “Artisan Batik” ke pangsa Amerika. Selengkapnya simak liputan tim VOA dari studio “Lunn Fabrics” di kota tua Lancaster, Ohio.
Video

Video Lunn Fabrics-Batik untuk Pengrajin Quilt Amerika

Berawal dari sebuah penugasan ke Solo, Debra Lunn dan Michael Mrowka jatuh cinta pada Indonesia, dan batik. Pasangan seniman tersebut memproduksi dan membawa label “Artisan Batik” ke pangsa Amerika. Selengkapnya simak liputan tim VOA dari studio “Lunn Fabrics” di kota tua Lancaster, Ohio.
Video

Video Kontroversi 'Showgirls' Bertelanjang Dada di Times Square

Sebagian dari 50 juta turis yang tiap tahun datang ke New York pasti menyempatkan diri ke kawasan ramai Times Square. Belakangan ada pemandangan unik di sana, yakni pemeran 'showgirls' yang bertelanjang dada dan menawarkan foto bersama. Kehadiran mereka membuat gerah pemerintah kota setempat.
Galeri Foto

Galeri Foto 28 Agustus 2015

Video

Video Ribuan Pegawai Negeri AS Manfaatkan Situs Perselingkuhan

Biasanya peretas menjadi musuh masyarakat nomor satu di dunia maya, namun kali ini banyak pihak yang mendukung tindakan sang peretas, karena yang diretas adalah data para anggota situs perselingkuhan resmi Ashley Madison. Namun dampak dari peretasan data ribuan pengguna situs ini terus bergulir.
Video

Video Sekolah Negeri Amerika Berlomba Tawarkan Kurikulum Multibahasa

Program imersi bahasa di sekolah, yaitu membawakan kurikulum dalam dua bahasa secara bersamaan, tidak hanya trendi di negara-negara Asia dan Eropa tapi juga mulai populer di Amerika Serikat. Selengkapnya ikuti laporan reporter VOA Ariadne Budianto.
 Aktivitas di Facebook