Sabtu, 25 Oktober 2014 Waktu UTC: 19:38

Berita / AS / Pemilu AS

Romney Kritik Gedung Putih terkait Serangan atas Kedubes AS di Kairo

Romney mengatakan pemerintahan Obama keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menyerbu kedutaan AS di Kairo, bukannya mengecamnya.

Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Kandidat presiden Amerika dari partai Republik Mitt Romney hari Rabu membela kritik sebelumnya terhadap pemerintahan Obama, terkait serangan-serangan terhadap pos-pos diplomatik Amerika di Libya dan Mesir pada hari Selasa.

Serangan terhadap kedutaan Amerika di ibukota Mesir, Kairo, dan konsulat Amerika di Benghazi, Libya, dikaitkan dengan video amatir yang dibuat di Amerika, yang dianggap umat Islam menghina Nabi Muhammad. Empat diplomat Amerika, termasuk Duta Besar Amerika untuk Libya J Christopher Stevens, tewas dalam serangan di Benghazi.

Sewaktu berbicara kepada wartawan di Jacksonville, Florida, hari Rabu, Romney mengatakan pemerintah keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menerobos kedutaan Amerika di Mesir, bukannya mengecam tindakan mereka.

Setelah serangan itu, Kedutaan Amerika di Kairo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya-upaya orang-orang yang terpedaya untuk menyakiti perasaan umat Islam. Pernyataan kedutaan itu dilansir sebelum korban tewas di Libya diumumkan.
Selasa malam, Romney menyebut pernyataan kedutaan itu memalukan. Sebagai tanggapan, jurubicara kampanye Obama Ben LaBolt mengatakan ia terkejut dengan serangan politik kandidat partai Republik pada waktu Amerika menghadapi kematian tragis diplomatnya di Libya.

Hari Rabu, Romney membela kritik terdahulunya, dengan mengatakan pernyataan dari Kedutaan Amerika di Kairo serupa dengan permintaan maaf, salah perhitungan yang parah, dan tidak konsisten dengan prinsip-prinsip Amerika. Ia juga menyatakan serangan di Libya itu keterlaluan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga keempat diplomat Amerika yang tewas.

Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton Rabu mengatakan bahwa tidak ada pembenaran bagi kekerasan tidak masuk akal yang menewaskan para diplomat Amerika di Libya dan mereka yang bertanggungjawab harus diajukan ke pengadilan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
VOA Dalam Genggaman Andai
X
24.10.2014
Kini VOA ada dalam genggaman Anda! Anda dapat memilih konten favorit, menyimpannya offline dan menikmatinya sesuai waktu luang Anda. Dapatkan ‘breaking news’ dan jadilah reporter untuk kami. Unduh VOA Apps, gratis untuk mobile dan tablet Anda.
Video

Video VOA Dalam Genggaman Anda

Kini VOA ada dalam genggaman Anda! Anda dapat memilih konten favorit, menyimpannya offline dan menikmatinya sesuai waktu luang Anda. Dapatkan ‘breaking news’ dan jadilah reporter untuk kami. Unduh VOA Apps, gratis untuk mobile dan tablet Anda.
Video

Video Mengamati Perkembangan Agribisnis di AS (3)

Ariadne Budianto dan Yurgen Alifia kali ini mengajak Anda mengamati "Ice Cream Trail", upaya Departemen Pertanian AS untuk mempromosikan hasil pertanian di wilayah negara bagian Maryland dalam paket berikut ini.
Video

Video Mengamati Perkembangan Agribisnis di AS (2)

Masih dari Hollin Farms, Delaplane, Virginia, Ariadne Budianto dan Yurgen Alifia mengajak Anda mengamati perkembangan bisnis pertanian organik yang dikelola oleh warga Indonesia di Philadelphia, dan pengembangan budi daya ikan lele di Imperial Catfish Farm, Mississipi dalam segmen ini.
Video

Video Mengamati Perkembangan Agribisnis di AS (1)

Ariadne Budianto dan Yurgen Alifia kembali hadir menemani Anda dalam Dunia Kita. Dalam episode ini Tim Dunia Kita mengajak Anda memetik apel di Hollin Farms, Delaplane, Virginia, sambil mengamati keindahan alam dan aktivitas warga setempat yang gemar berkunjung ke perkebunan ini.
Video

Video Konversi Digital Ancam Bioskop Drive-In

Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin sulit bersaing dengan jaringan bioskop besar. Simak liputan tim VOA dari LaSalle County, Illinois.
 Aktivitas di Facebook