Jumat, 18 April 2014 Waktu UTC: 21:14

Berita / AS / Pemilu AS

Romney Kritik Gedung Putih terkait Serangan atas Kedubes AS di Kairo

Romney mengatakan pemerintahan Obama keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menyerbu kedutaan AS di Kairo, bukannya mengecamnya.

Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
Capres Partai Republik, Mitt Romney menyalahkan reaksi pemerintahan Obama atas serangan terhadap Kedutaan AS di Kairo (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Kandidat presiden Amerika dari partai Republik Mitt Romney hari Rabu membela kritik sebelumnya terhadap pemerintahan Obama, terkait serangan-serangan terhadap pos-pos diplomatik Amerika di Libya dan Mesir pada hari Selasa.

Serangan terhadap kedutaan Amerika di ibukota Mesir, Kairo, dan konsulat Amerika di Benghazi, Libya, dikaitkan dengan video amatir yang dibuat di Amerika, yang dianggap umat Islam menghina Nabi Muhammad. Empat diplomat Amerika, termasuk Duta Besar Amerika untuk Libya J Christopher Stevens, tewas dalam serangan di Benghazi.

Sewaktu berbicara kepada wartawan di Jacksonville, Florida, hari Rabu, Romney mengatakan pemerintah keliru mengeluarkan pernyataan yang menurutnya, bersimpati pada mereka yang menerobos kedutaan Amerika di Mesir, bukannya mengecam tindakan mereka.

Setelah serangan itu, Kedutaan Amerika di Kairo mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya-upaya orang-orang yang terpedaya untuk menyakiti perasaan umat Islam. Pernyataan kedutaan itu dilansir sebelum korban tewas di Libya diumumkan.
Selasa malam, Romney menyebut pernyataan kedutaan itu memalukan. Sebagai tanggapan, jurubicara kampanye Obama Ben LaBolt mengatakan ia terkejut dengan serangan politik kandidat partai Republik pada waktu Amerika menghadapi kematian tragis diplomatnya di Libya.

Hari Rabu, Romney membela kritik terdahulunya, dengan mengatakan pernyataan dari Kedutaan Amerika di Kairo serupa dengan permintaan maaf, salah perhitungan yang parah, dan tidak konsisten dengan prinsip-prinsip Amerika. Ia juga menyatakan serangan di Libya itu keterlaluan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga keempat diplomat Amerika yang tewas.

Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton Rabu mengatakan bahwa tidak ada pembenaran bagi kekerasan tidak masuk akal yang menewaskan para diplomat Amerika di Libya dan mereka yang bertanggungjawab harus diajukan ke pengadilan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...
 
🔇
X
  • Murid-murid di SMU Danwon di Ansan memegang pesan-pesan untuk murid-murid yang menjadi korban dalam feri yang terbalik di tengah laut di Korea Selatan.
     
  • Sebuah mobil yang tengah diparkir mengalami kerusakan terkena reruntuhan dinding tembok setelah gempa besar mengguncang Chilpancingo, Meksiko.

     
  • Paus Francis berbaring di lantai, memanjatkan doa, dalam perayaan Jumat Agung di Basilika Santo Petrus di Vatikan.

     
  • Bendera dalam warna-warna Pita Santo George, yang menjadi simbol sentimen Pro-Rusia, berkibar, sementara para pendukung Pro-Rusia berkumpul di luar kantor Walikota di Slaviansk, Ukraina.

     
  • Umat Kristen membawa salib dalam sebuah prosesi sepanjang Via Dolorosa pada hari Jumat Agung selama Minggu Suci di kota tua Yerusalem.

     
  • Ewan Bingham, bayi berusia enam minggu ini mengamati ayahnya, Lt. Chris Bingham dari Cranford, New Jersey, setelah sang ayah turun dari kapal USS Harry S. Truman di Norfolk, Virginia. Anggota Armada Angkatan Laut Amerika itu kembali dari penugasan selama sembilan bulan. Sejumlah 171 bayi lahir dari para anggota angkatan laut itu selama masa penugasan mereka.

     
  • Penganut Hindu India berjalan melalui badai debu setelah melakukan penyucian diri di Sangam, pertemuan Sungai Gangga, Yamuna dan Saraswati yang mistis, di Allahabad.

     
  • Anderson, seorang penggemar sepak bola Brasil berpose di depan media setelah mengambil tiket Piala Dunia 2014 miliknya di Rio de Janeiro. Pusat-pusat penjualan tiket FIFA dibuka di kota-kota negara tuan rumah Piala Dunia.

     
  • Seorang laki-laki membaca koran dengan halaman depan yang memberitakan meninggalnya penerima penghargaan Nobel Gabriel Garcia Marquez, di Aracataca, kota di mana ia dilahirkan di pantai Karibia di Kolombia. Garcia Marquez meninggal di Mexico City pada hari Kamis.

     
  • Mengenakan pakaian ghilli, pasukan tentara Iran berbaris dalam parade di mana salah seorang dari mereka mengacungkan senjatanya, menandai hari angkatan bersenjata nasional di depan makam pendiri revolusioner mendiang Ayatollah Khomeini di Teheran.

     
  • Seorang pengunjung mengambil gambar di salah satu rumah kaca Istana Kerajaan di Laeken, dekat  Brussels, Belgia. Rumah kaca kerajaan terbuka untuk umum sekali setahun untuk memberikan kesempatan kepada khalayak melihat mekarnya 5.000 tanaman, termasuk tanaman pakis raksasa dan pohon-pohon eksotis, yang beberapa diantaranya berusia 250 tahun.

     
  • Peniten dari persekutuan Los Dolores berkumpul sebelum prosesi Pekan Suci di Cordoba, Spanyol Selatan. Ratusan prosesi berlangsung di seluruh penjuru Spanyol selama Pekan Suci Paskah.

     
  • Kabut mengelilingi pegunungan di Goncalves, di negara bagian Minas Gerais di Brasil barat daya.

     
  • Para wisatawan, salah satunya memegang beberapa tangkai bunga yang dipetiknya, mengambil gambar perkebunan Tulip di dekat Lisse, Belanda barat. Arus wisatawan datang pada puncaknya pada sekitar akhir pekan perayaan Paskah di mana ribuan orang berbondong-bondong ke perkebunan tulip  untuk mengagumi bunga-bunga tulip yang bermekaran yang kemudian akan meninggalkan umbi-umbinya untuk dipanen.
     
Video

Video Peringatan Kartini di Silver Spring, Maryland

Hari Kartini tidak hanya mempunyai makna penting bagi warga Indonesia di tanah air, tetapi juga bagi mereka yang jauh di rantau, termasuk warga Indonesia di wilayah Washington DC dan Sekitarnya. Bagaimana suasana peringatan hari Kartini mereka, ikuti laporan tim VOA berikut ini
Galeri Foto

Galeri Foto Perkembangan di Ukraina

Pemberontak berbahasa Rusia di sembilan kota besar Ukraina dekat perbatasan Rusia, menuntut otonomi yang lebih luas dari pemerintah Kyiv dan referendum mengenai apakah akan keluar dari negara itu atau bergabung dengan federasi Rusia.
Video

Video Karir Sebagai Juru Masak - VOA Career Day

Martin Gillingan, selalu bercita-cita menjadi seorang Executive Chef, alias juru masak handal (koki) sejak kecil. Dia mengasah bakat memasaknya di CIA, Culinary Insttute of America. Hasil karyanya membuat kagum para selebriti hingga Presiden Amerika. Selengkapnya simak VOA Career Day berikut ini.
Video

Video Mengarang Buku Sejak Dini - Laporan VOA 18 April 2014

Walaupun belum masuk dalam kurikulum umumnya Sekolah Dasar di AS, sejumlah sekolah mengajak siswanya membuat buku sebagai pendorong prestasi. Kita ikuti bagaimana sebuah SD melakukannya, bersama Ariadne Budianto dan Tim VOA dalam Laporan VOA berikut ini.
 Aktivitas di Facebook