Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 12:54

Berita / Dunia / Eropa

Ribuan Warga Rusia Protes Larangan Adopsi

Ribuan orang berbaris melalui Moskow hari Minggu untuk memprotes undang-undang yang melarang orang Amerika mengadopsi anak Rusia.

Ribuan warga berbaris di Moskow, Rusia untuk memprotes undang-undang yang akan melarang adopsi anak-anak Rusia oleh warga Amerika, Minggu (13/1).
Ribuan warga berbaris di Moskow, Rusia untuk memprotes undang-undang yang akan melarang adopsi anak-anak Rusia oleh warga Amerika, Minggu (13/1).
UKURAN HURUF - +
Para pengunjuk rasa membawa poster dengan foto-foto anggota parlemen yang memberikan suara mendukung legislasi itu akhir bulan lalu. Potret mereka dicoreti kata 'tidak tahu malu' yang ditulis dengan tinta merah.

Pawai protes, yang diizinkan oleh pihak berwenang Rusia itu, diselenggarakan oleh para tokoh oposisi yang memimpin demonstrasi menentang terpilihnya kembali Presiden Rusia Vladimir Putin tahun lalu.

Peraturan yang melarang orang Amerika mengadopsi anak Rusia itu secara luas dipandang sebagai tindakan balasan terhadap larangan pemberian visa Amerika bagi orang Rusia yang dituduh terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia.

Para penentang undang-undang adopsi Rusia itu mengatakan korban utamanya bukan orang Amerika, tetapi anak yatim Rusia yang sekarang akan kehilangan kesempatan untuk menemukan keluarga baru.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya