Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:23

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Ribuan Warga Hong Kong Protes Pemimpin Dukungan Tiongkok

Ribuan demonstran di Hong Kong menyerukan agar pemimpin kota yang terlibat skandal mundur dan menuntut agar Tiongkok membiarkan mereka memilih para pemimpin mereka sendiri.

Warga berunjuk rasa dengan memegang foto pemimpin kota Hong Kong Leung Chun-ying di awal Tahun Baru 1 Januari 2013. (AP Photo/Kin Cheung)
Warga berunjuk rasa dengan memegang foto pemimpin kota Hong Kong Leung Chun-ying di awal Tahun Baru 1 Januari 2013. (AP Photo/Kin Cheung)
UKURAN HURUF - +
Polisi mengatakan, sekitar 17 ribu demonstran melangsungkan pawai tahun baru di kota itu, dengan membawa spanduk-spanduk dan meneriakkan slogan-slogan yang menuntut pemimpin kota yang didukung Beijing, Leung Chun-ying, mundur.

Leung, yang mulai menjabat Juli lalu, menghadapi kecaman luas menyusul pengungkapan bahwa ia berusaha menutup-nutupi pembangunan ilegal di rumah-rumah mewahnya – sebuah isu sensitif di kota padat itu, dimana lahan merupakan sesuatu yang luar biasa mahal.

Warga Hong Kong, yang kembali di bawah pemerintahan Tiongkok pada 1997, tidak diberi hak untuk memilih pemimpin mereka hingga 2017. Leung dipilih Maret tahun lalu oleh sebuah komisi yang didominasi orang-orang yang pro-Tiongkok.

Banyak warga marah karena kemenangan Leung terjadi setelah ia mengecam saingannya, Henry Tang, yang membangun ruang bawah tanah secara ilegal di rumahnya yang berharga jutaan dolar.  Leung telah meminta maaf, namun para demonstran bersikeras menuntut ia mundur.

Dalam sebuah pernyataan Selasa, Leung mengatakan ia bersedia mendengarkan pandangan masyarakat. Polisi mengatakan, sekitar 8000 orang melangsungkan rapat akbar tandingan untuk mendukung pemimpin itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya