Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:59

Berita / Dunia / Timur Tengah

Ribuan Pendukung Oposisi Padati Jalanan Bahrain

Demonstran anti-pemerintah berpawai di jalan raya Boudaya yang menghubungkan beberapa daerah berpenduduk Syiah ke ibukota, Manama, Jumat (15/2).

Demonstran anti-pemerintah berpawai di jalan raya Boudaya menuju ibukota Manama, Bahrain (15/2).
Demonstran anti-pemerintah berpawai di jalan raya Boudaya menuju ibukota Manama, Bahrain (15/2).
UKURAN HURUF - +
Ribuan pendukung oposisi memadati jalan raya utama menuju ibukota Bahrain, ketika bentrokan pecah untuk hari kedua dalam demonstrasi untuk memperingati ulang tahun kedua pergolakan terhadap para penguasa Sunni di negara itu.

Demonstran anti-pemerintah hari Jumat berpawai di jalan raya Boudaya yang menghubungkan beberapa daerah berpenduduk Syiah ke ke ibukota, Manama.

Pawai di sepanjang jalan bebas hambatan itu tidak menimbulkan kerusuhan, namun kelompok-kelompok yang pecah memimbulkan kekerasan dengan polisi di dekat wilayah itu. Para saksi mata mengatakan, demonstran melempari batu dan polisi menembakkan gas air mata.

Hari Jumat, demonstrasi itu dimulai pagi hari dan berakhir hampir sepanjang hari. Demonstrasi ini merupakan bagian dari berbagai protes nasional yang dimulai hari Kamis dan telah berubah menjadi kekerasan.

Jumat pagi, seorang polisi di Manama tewas setelah terkena bom rakitan, dan pada hari Kamis seorang remaja tewas akibat tembakan polisi semasa aksi protes di pinggiran ibukota.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video AS Bisa Swasembada Minyak Tahun 2035 - Laporan VOA

Booming minyak dan gas shale di Amerika Serikat membuat produksi energi negara ini terus meningkat sehingga diperkirakan akan bisa berswasembada sebelum tahun 2035, menurut laporan Badan Energi Internasional. Produksi gas AS juga diprediksi akan melebihi Rusia. Bila AS nantinya tidak lagi bergantung pada minyak Timur Tengah, analis memperkirakan akan terjadi perubahan besar pada konstelasi perimbangan kekuatan dan hubungan internasional. Selengkapnya ikuti Laporan VOA bersama Helmi Johannes berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya