Minggu, 19 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 00:36

Berita / Indonesia

Ribuan Buruh Unjuk Rasa Tolak UU Jaminan Sosial

Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta untuk menolak sistem jaminan sosial yang dianggap memberatkan mereka.

Buruh dari Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Banten, berdemonstrasi menolak sistem jaminan sosial. (Foto: VOA/Fathiyah Wardah)
Buruh dari Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Banten, berdemonstrasi menolak sistem jaminan sosial. (Foto: VOA/Fathiyah Wardah)
UKURAN HURUF - +
Fathiyah Wardah
Ribuan buruh dari berbagai organisasi di Jakarta dan sekitarnya melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara pada Rabu (21/11) untuk menolak Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). 

Ahmad Saukani dari Serikat Pekerja Nasional mengatakan kepada VOA bahwa fasilitas jaminan sosial gratis untuk pekerja buruh adalah sebuah kebohongan.
 
Undang-Undang No.24/2011 tentang BPJS, kata Saukani, menyatakan gaji para buruh harus dipotong sebesar 2 persen dari gaji pokok mulai Januari 2014 dan itu semakin membebankan para buruh yang gajinya sudah sangat kecil.

Menurutnya, jaminan sosial untuk masyarakat seharusnya merupakan tanggung jawab dari pemerintah.

“Untuk itu para buruh mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera mencabut kedua Undang-Undang tersebut dan segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu),” ujarnya.

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dita Indah Sari menyatakan kewajiban buruh untuk ikut membayar jaminan kesehatan merupakan amanat dari Undang-Undang No.40/2004 tentang  Sistem Jaminan Sosial Nasional yang dikeluarkan pada pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri.

Untuk itu, mantan ketua Front Perjuangan Buruh Indonesia ini menyarankan para buruh untuk mengusulkan peninjauan kembali ke Mahkamah Konstitusi jika tidak setuju dengan Undang-Undang tersebut.

“Kalau teman-teman tidak setuju dengan Undang-Undang BPJS dan SJSN kami menyarankan melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi tentu kita bisa lihat hasilnya. Mahkamah Konstitusi ini kan telah terbukti mampu mengeluarkan keputusan yang spektakuler. BP Migas saja bisa hilang siapa tahu iuran bisa hilang nanti kan,” ujar Dita.

Ia menambahkan pihaknya nanti akan memantau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial agar para buruh mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

“Pada Januari 2014, penyelenggara jaminan kesehatan Jamsostek akan beralih menjadi BPJS kesehatan dibawah mekanisme askes. Kami akan betul-betul pantau jangan sampai fasilitas yang didapat buruh sebelumnya melalui Jamsostek itu turun manfaatnya. Misalnya, tadinya dapat kelas 2 jadi kelas 3. Tadinya dapat bagus menjadi kurang bagus, kita tidak mau itu,” ujar Dita.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Backstreet Boys dan Dakota Fanning - VOA Pop News

Backstreet Boys mendapat anugerah Hall of Fame di Hollywood. Debbie Sumual-Patlis menghantarkan liputannya untuk Anda di VOA Pop News kali ini. Simak juga kabar tentang Dakota Fannig dalam masa transisinya dari artis cilik menjadi artis dewasa. Siapa artis yang akan dibahas di Hollywood Highlights kali ini? Klik video ini untuk temukan jawabannya.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya