Selasa, 30 Juni 2015 Waktu: 12:17

Berita / AS / Pemilu AS

Reaksi Imigran di Los Angeles atas Kemenangan Obama Beragam

Daerah-daerah imigran di seluruh Los Angeles menunjukkan beragam reaksi atas kemenangan kembali Presiden Obama dalam pilpres 6 November lalu.

Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
Elizabeth Lee
Meskipun tampak seperti hari kerja biasa di Los Angeles, kini masa depan lebih cerah bagi imigran dan pelajar asal Filipina, Justin DeToro.
 
Ia mengatakan, “Biaya kuliah naik, jadi saya khawatir dengan masa depan saya. Tetapi,  dengan terpilihnya kembali Obama sebagai presiden harapan saya lebih besar.”
 
DeToro seperti banyak imigran di Los Angeles adalah pendatang gelap. Para imigran ini tidak bisa mendapat bantuan keuangan federal untuk kuliah dan tidak bisa bekerja secara sah. Mereka mendukung Presiden Obama dan berharap ia akan merombak kebijakan imigrasi selama empat tahun ke depan.
 
Imigran lainnya, Sarah Martinez, mengatakan, “Saya berharap ia meloloskan “Dream Act,” sehingga seluruh mahasiswa imigran kini bisa mempunyai izin tinggal.”
 
Meskipun imigrasi menjadi isu penting bagi warga Hispanik, Martinez dan banyak imigran dari negara-negara lain setuju mengenai apa yang harus menjadi agenda utama Presiden Obama.
 
“Yang pertama adalah ekonomi. Saya rasa ia perlu membenahi perekonomian,” ujar Martinez lagi.
 
Imigran lainnya, Judi Kang, mengatakan, “Saya tahu akan sulit, tetapi saya harap akan ada kemajuan.”
 
Peter Wang memilih Mitt Romney.
 
“Saya menginginkan perubahan setelah empat tahun. Untuk mulai memimpin Amerika dari sudut pandang lainnya,” ujarnya.
 
Tetapi. Wang mengatakan tidak terlampau kecewa calonnya tidak memenangkan pemilu. Ia bisa melihat keuntungan Obama menjadi presiden, khususnya di panggung dunia.
 
“Ia adalah presiden kulit hitam pertama. Jadi, dari sudut pandang ras, dunia bisa melihat bahwa Amerika benar-benar negara yang demokratis. Apakah berkulit putih atau hitam, mereka semua bisa menjadi presiden sepanjang mereka mendapat dukungan rakyat,” katanya lagi.
 
Presiden Obama  akan mempunyai waktu empat tahun lagi untuk melaksanakan kebijakan yang diharapkan banyak warga dan imigran akan membuat Amerika menjadi tempat yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...  
🔇
X
  • Seseorang berkostum Stormtrooper dari Star Wars (tengah) menunggu dimulainya pawai Gay Pride tahunan di kota New York (28/6). (Reuters/Eduardo Munoz)
  • Pawai Gay Pride tahunan yang ke-41 di Seattle (28/6). (AP/Elaine Thompson)
  • Seorang aktivis memegang kipas warna pelangi dan bendera nasional Korea Selatan, di saat para peserta festival Gay Pride menghadapi perlawanan dari kelompok Kristen, di Seoul (28/6). (Reuters/Kim Hong-Ji)
  • Polisi anti-huru hara menembakkan meriam air ke arah para aktivis LGBT dalam pawai Gay Pride di Istanbul, Minggu (28/6). (Reuters/Kemal Aslan)
  • Polisi Turki, salah satunya memegang senapan peluru karet, berlari membubarkan peserta pawai Gay Pride di Istanbul (28/6). ​(AP/Emrah Gurel)
  • Pasangan LGBT Allen Grace Bagares (kanan) dan Karen Kaye Sarmiento dalam upacara "Ritual Pernikahan Suci" di Quezon City, pinggiran kota Manila, Filipina (28/6). ​(AP/Aaron Favila)
  • David Turley (tengah, kiri) dan suaminya Peter Thiede, memamerkan cincin kawin mereka saat berfoto bersama kawan dan keluarga (28/6) di Stonewall Inn, New York. Gubernur New York Andrew Cuomo sebelumnya menikahkan pasangan tersebut. (AP Photo/Mark Lennihan)
  • Stacy Wood (kiri) dan istrinya Michele Barr, meninggalkan balai kota San Francisco setelah mencatatkan pernikahan mereka (26/6). (Reuters/Elijah Nouvelage)
  • Chris Walters (kiri) dan Bill Reyno mengisi aplikasi pendaftaran izin menikah di kantor catatan sipil Dallas County (26/6). (AP/Tony Gutierrez)
  • Para pendukung persamaan hak menikah merayakan keputusan Mahkamah Agung AS di depan gedung MA di Washington (26/6). (Kevin Wolf/AP Images for Human Rights Campaign)
Video

Video Berbelanja di Toko Halal di AS

Umat Muslim Amerika khususnya di kota-kota besar semakin mudah menemukan produk halal. Tim VOA mengajak anda mengunjungi salah satunya di kota Fairfax, negara bagian Virginia.
Video

Video Bisnis Kue Kering Lebaran di AS

Menjelang Lebaran, kue kering khas tanah air banyak dicari oleh warga Indonesia di rantau termasuk yang tinggal di sekitar ibukota AS. Peluang ini dimanfaatkan seorang ibu rumah tangga di negara bagian Maryland untuk menjalankan bisnis pembuatan kue kering dan masakan Indonesia.
Video

Video Koran Lokal Muslim Link

Komunitas muslim di Washington DC area memiliki sumber informasi tentang Islam melalui koran lokal "Muslim Link."
Galeri Foto

Galeri Foto 29 Juni 2015

 Aktivitas di Facebook