Senin, 02 Februari 2015 Waktu: 05:43

Berita / AS / Pemilu AS

Reaksi Imigran di Los Angeles atas Kemenangan Obama Beragam

Daerah-daerah imigran di seluruh Los Angeles menunjukkan beragam reaksi atas kemenangan kembali Presiden Obama dalam pilpres 6 November lalu.

Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
Elizabeth Lee
Meskipun tampak seperti hari kerja biasa di Los Angeles, kini masa depan lebih cerah bagi imigran dan pelajar asal Filipina, Justin DeToro.
 
Ia mengatakan, “Biaya kuliah naik, jadi saya khawatir dengan masa depan saya. Tetapi,  dengan terpilihnya kembali Obama sebagai presiden harapan saya lebih besar.”
 
DeToro seperti banyak imigran di Los Angeles adalah pendatang gelap. Para imigran ini tidak bisa mendapat bantuan keuangan federal untuk kuliah dan tidak bisa bekerja secara sah. Mereka mendukung Presiden Obama dan berharap ia akan merombak kebijakan imigrasi selama empat tahun ke depan.
 
Imigran lainnya, Sarah Martinez, mengatakan, “Saya berharap ia meloloskan “Dream Act,” sehingga seluruh mahasiswa imigran kini bisa mempunyai izin tinggal.”
 
Meskipun imigrasi menjadi isu penting bagi warga Hispanik, Martinez dan banyak imigran dari negara-negara lain setuju mengenai apa yang harus menjadi agenda utama Presiden Obama.
 
“Yang pertama adalah ekonomi. Saya rasa ia perlu membenahi perekonomian,” ujar Martinez lagi.
 
Imigran lainnya, Judi Kang, mengatakan, “Saya tahu akan sulit, tetapi saya harap akan ada kemajuan.”
 
Peter Wang memilih Mitt Romney.
 
“Saya menginginkan perubahan setelah empat tahun. Untuk mulai memimpin Amerika dari sudut pandang lainnya,” ujarnya.
 
Tetapi. Wang mengatakan tidak terlampau kecewa calonnya tidak memenangkan pemilu. Ia bisa melihat keuntungan Obama menjadi presiden, khususnya di panggung dunia.
 
“Ia adalah presiden kulit hitam pertama. Jadi, dari sudut pandang ras, dunia bisa melihat bahwa Amerika benar-benar negara yang demokratis. Apakah berkulit putih atau hitam, mereka semua bisa menjadi presiden sepanjang mereka mendapat dukungan rakyat,” katanya lagi.
 
Presiden Obama  akan mempunyai waktu empat tahun lagi untuk melaksanakan kebijakan yang diharapkan banyak warga dan imigran akan membuat Amerika menjadi tempat yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...  
🔇
X
  • Para buruh di Bangladesh mengangkut pasir dari kapal kargo di Dhaka.
  • Reaksi para perempuan Jepang ketika membaca koran di Tokyo yang melaporkan video online yang dimaksudkan untuk menunjukkan pemenggalan jurnalis Jepang Kenji Goto yang dilakukan oleh kelompok militan ISIS.
  • Seorang anggota Pertahanan Sipil Suriah membawa mayat seorang anak menyusul serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan pemerintah Suriah di utara kota Aleppo.
  • Petenis Serbia Novak Djokovic mencium piala setelah mengalahkan petenis Inggris Andy Murray dalam pertandingan final tunggal putra di kejuaraan tenis Australian Open di Melbourne.
  • Asap akibat ledakan bom bunuh diri di Gombe sehari sebelum kunjungan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan ke negara bagian tersebut untuk kampanye pemilu.
  • Seorang pendemo anti-pemerintah berpakaian sebagai Batman protes menentang korupsi dan penerimaan anggota bari Kongres Nasional di Brasilia, Brazil.
  • Roket H-IIA, membawa satelit radar cadangan untuk pertemuan para intelijen yang diadakan oleh pemerintah, meluncur dari landasan di Pusat Angkasa Tanegashima di barat daya pulau Tanegashima, Jepang, di foto yang diambil oleh Kyodo.
  • Pengendara sepeda motor melewati medan pasir dalam permulaan lomba ketahanan sepeda motor, "Enduropale" di pantai Le Touquet, Perancis utara.
  • Seorang peserta mengibaskan air dari kepalanya dalam acara Tough Guy di Perton, Inggris tengah.
  • Pria berkostum dan bertopeng tradisional ikut serta dalam festival Schleicherlaufen di kota Australia barat, Telfs.
  • Sebuah kendaraan hias yang menggambarkan Presiden AS Barack Obama, kiri, Presiden China Xi Jinping, tengah, dan Presiden Rusia Vladimir Putin, berjudul "The Big Cold" ikut dalam parade tradisional Karnaval Viareggio di Viareggio, Italia.
  • Pemain Los Angeles Clippers, DeAndre Jordan jatuh ke deretan penggemarnya di paruh pertama pertandingan bola basket NBA melawan San Antonio Spurs di San Antonio, Texas, 31 Januari 2015.
Galeri Foto

Galeri Foto 1 Februari 2015

Video

Video VOA Pop News

Setelah menggondol piala Golden Globes dan SAG, apakah Eddie Redmayne akan menggondol Oscar juga sebagai Aktor Terbaik 2015? Simak VOA Pop News kali ini, bersama Debbie Sumual-Patlis.
Video

Video Sulap Untuk Pengobatan

Sulap, selain untuk menghibur penonton, ternyata juga dapat menjadi alternatif untuk pengobatan. Seperti apa? Saksikan liputan menarik "Kampung Amerika" bersama Cak Supri Yono berikut ini. Acara ini disajikan dalam bahasa Jawa untuk pemirsa JTV Jawa Timur.
Video

Video Seruan WNI di AS Untuk Jokowi

Kontroversi menyangkut penunjukan Kapolri dan konflik dengan KPK tak luput dari perhatian internasional, termasuk media dan pengamat di Amerika Serikat. Sementara para pendukung presiden jokowi di Amerika berharap, presiden dapat melewati krisis. Selengkapnya simak liputan Tim VOA berikut ini.
 Aktivitas di Facebook