Senin, 28 Juli 2014 Waktu UTC: 08:16

Berita / AS / Pemilu AS

Reaksi Imigran di Los Angeles atas Kemenangan Obama Beragam

Daerah-daerah imigran di seluruh Los Angeles menunjukkan beragam reaksi atas kemenangan kembali Presiden Obama dalam pilpres 6 November lalu.

Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
Elizabeth Lee
— Meskipun tampak seperti hari kerja biasa di Los Angeles, kini masa depan lebih cerah bagi imigran dan pelajar asal Filipina, Justin DeToro.
 
Ia mengatakan, “Biaya kuliah naik, jadi saya khawatir dengan masa depan saya. Tetapi,  dengan terpilihnya kembali Obama sebagai presiden harapan saya lebih besar.”
 
DeToro seperti banyak imigran di Los Angeles adalah pendatang gelap. Para imigran ini tidak bisa mendapat bantuan keuangan federal untuk kuliah dan tidak bisa bekerja secara sah. Mereka mendukung Presiden Obama dan berharap ia akan merombak kebijakan imigrasi selama empat tahun ke depan.
 
Imigran lainnya, Sarah Martinez, mengatakan, “Saya berharap ia meloloskan “Dream Act,” sehingga seluruh mahasiswa imigran kini bisa mempunyai izin tinggal.”
 
Meskipun imigrasi menjadi isu penting bagi warga Hispanik, Martinez dan banyak imigran dari negara-negara lain setuju mengenai apa yang harus menjadi agenda utama Presiden Obama.
 
“Yang pertama adalah ekonomi. Saya rasa ia perlu membenahi perekonomian,” ujar Martinez lagi.
 
Imigran lainnya, Judi Kang, mengatakan, “Saya tahu akan sulit, tetapi saya harap akan ada kemajuan.”
 
Peter Wang memilih Mitt Romney.
 
“Saya menginginkan perubahan setelah empat tahun. Untuk mulai memimpin Amerika dari sudut pandang lainnya,” ujarnya.
 
Tetapi. Wang mengatakan tidak terlampau kecewa calonnya tidak memenangkan pemilu. Ia bisa melihat keuntungan Obama menjadi presiden, khususnya di panggung dunia.
 
“Ia adalah presiden kulit hitam pertama. Jadi, dari sudut pandang ras, dunia bisa melihat bahwa Amerika benar-benar negara yang demokratis. Apakah berkulit putih atau hitam, mereka semua bisa menjadi presiden sepanjang mereka mendapat dukungan rakyat,” katanya lagi.
 
Presiden Obama  akan mempunyai waktu empat tahun lagi untuk melaksanakan kebijakan yang diharapkan banyak warga dan imigran akan membuat Amerika menjadi tempat yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Imam bagi Pemuda Muslim di Amerikai
X
26.07.2014
Cak Supri menyampaikan liputan seputar kegiatan mencetak Imam Muda bagi masjid di Amerika untuk "Kampung Amerika" berikut ini. Acara ini dibawakan dalam bahasa Jawa, dan ditayangkan di program “Pojok Kampung” JTV, Surabaya, Jawa Timur.
Video

Video Imam bagi Pemuda Muslim di Amerika

Cak Supri menyampaikan liputan seputar kegiatan mencetak Imam Muda bagi masjid di Amerika untuk "Kampung Amerika" berikut ini. Acara ini dibawakan dalam bahasa Jawa, dan ditayangkan di program “Pojok Kampung” JTV, Surabaya, Jawa Timur.
Video

Video GREETINGS Dunia Kita Ied

Atas nama tim VOA di Washington DC dan Jakarta, Yurgen Alifia dan Ariadne Budianto mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.
Video

Video Liputan Ramadan Fasting 5k Washington DC

Menjelang akhir Ramadan sekelompok warga Muslim menggelar acara unik yang menggabungkan lari-salah satu olah raga favorit di Amerika-dengan beramal. Lahirlah Fasting 5K, lari sambil berpuasa, yang berlangsung serempak di 5 kota. Selengkapnya bersama tim VOA, yang ikut berlari di Washington DC.
Video

Video Konflik Israel Palestina - Liputan Berita 25 Juli 2014

Tekanan internasional agar Israel Palestina segera melakukan gencatan senjata, terus meningkat. Begitu pula tekanan dari para aktivis AS kepada para pengambil kebijakan di Amerika. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
 Aktivitas di Facebook