Rabu, 25 Mei 2016 Waktu: 19:58

    Berita / AS / Pemilu AS 2012

    Reaksi Imigran di Los Angeles atas Kemenangan Obama Beragam

    Daerah-daerah imigran di seluruh Los Angeles menunjukkan beragam reaksi atas kemenangan kembali Presiden Obama dalam pilpres 6 November lalu.

    Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
    Kemenangan kembali Obama sebagai presiden Amerika memberi harapan kepada para imigran gelap di Los Angeles mengenai perombakan kebijakan imigrasi, seperti Dream Act yang memungkinkan mahasiswa imigran bisa mempunyai izin tinggal (foto: Dok).
    Elizabeth Lee
    Meskipun tampak seperti hari kerja biasa di Los Angeles, kini masa depan lebih cerah bagi imigran dan pelajar asal Filipina, Justin DeToro.
     
    Ia mengatakan, “Biaya kuliah naik, jadi saya khawatir dengan masa depan saya. Tetapi,  dengan terpilihnya kembali Obama sebagai presiden harapan saya lebih besar.”
     
    DeToro seperti banyak imigran di Los Angeles adalah pendatang gelap. Para imigran ini tidak bisa mendapat bantuan keuangan federal untuk kuliah dan tidak bisa bekerja secara sah. Mereka mendukung Presiden Obama dan berharap ia akan merombak kebijakan imigrasi selama empat tahun ke depan.
     
    Imigran lainnya, Sarah Martinez, mengatakan, “Saya berharap ia meloloskan “Dream Act,” sehingga seluruh mahasiswa imigran kini bisa mempunyai izin tinggal.”
     
    Meskipun imigrasi menjadi isu penting bagi warga Hispanik, Martinez dan banyak imigran dari negara-negara lain setuju mengenai apa yang harus menjadi agenda utama Presiden Obama.
     
    “Yang pertama adalah ekonomi. Saya rasa ia perlu membenahi perekonomian,” ujar Martinez lagi.
     
    Imigran lainnya, Judi Kang, mengatakan, “Saya tahu akan sulit, tetapi saya harap akan ada kemajuan.”
     
    Peter Wang memilih Mitt Romney.
     
    “Saya menginginkan perubahan setelah empat tahun. Untuk mulai memimpin Amerika dari sudut pandang lainnya,” ujarnya.
     
    Tetapi. Wang mengatakan tidak terlampau kecewa calonnya tidak memenangkan pemilu. Ia bisa melihat keuntungan Obama menjadi presiden, khususnya di panggung dunia.
     
    “Ia adalah presiden kulit hitam pertama. Jadi, dari sudut pandang ras, dunia bisa melihat bahwa Amerika benar-benar negara yang demokratis. Apakah berkulit putih atau hitam, mereka semua bisa menjadi presiden sepanjang mereka mendapat dukungan rakyat,” katanya lagi.
     
    Presiden Obama  akan mempunyai waktu empat tahun lagi untuk melaksanakan kebijakan yang diharapkan banyak warga dan imigran akan membuat Amerika menjadi tempat yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka.
    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami

    Video & Foto Terbaru

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    Budidaya Sayuran dengan Teknologi Canggihi
    X
    Helmi Johannes
    24.05.2016
    Pendekatan baru pertanian vertikal mengubah konsep pertanian tradisional yang umumnya bergantung pada musim, kebutuhan air yang besar, pupuk serta pestisida. Perusahaan asal New Jersey, AS mengembangkan teknologi budidaya sayuran hijau secara cepat tanpa memakai banyak unsur pertanian tradisional.
    Video

    Video Budidaya Sayuran dengan Teknologi Canggih

    Pendekatan baru pertanian vertikal mengubah konsep pertanian tradisional yang umumnya bergantung pada musim, kebutuhan air yang besar, pupuk serta pestisida. Perusahaan asal New Jersey, AS mengembangkan teknologi budidaya sayuran hijau secara cepat tanpa memakai banyak unsur pertanian tradisional.
    Video

    Video AS Yakin Militer Irak akan Mampu Rebut Fallujah dari Tangan ISIS

    Pemerintah Irak telah memulai operasi militer untuk merebut kembali kota Fallujah dari tangan kelompok militan ISIS. Baik pejabat AS maupun Inggris yakin bahwa pasukan Irak mampu merebut Fallujah, yang telah berada di bawah kekuasaan ISIS selama dua tahun terakhir. Simak dalam liputan berikut.
    Video

    Video Kilas VOA 25 Mei 2016

    Ofensif melawan ISIS di Fallujah, Irak dan Raqqa, Suriah. Pembelotan warga Korea Utara ke Korea Selatan. Hakim memutuskan pengadilan kriminal bagi dakwaan perkosaan Bill Cosby. Antrian bensin akibat mogok pekerja kilang minyak Perancis.
    Video

    Video Rumah Pohon: Bagian dari Mimpi

    Tinggal di rumah pohon merupakan mimpi setiap anak kecil, karena dapat menikmati kebebasan memiliki tempat bermain terpisah dari rumah orang tuanya. Lokakarya yang debut untuk mengajarkan orang-orang bagaimana membangun rumah pohon kini semakin popular di AS. Simak liputan tim VOA dari Pennsylvania.
     Aktivitas di Facebook