Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 08:10

Berita / Dunia / Timur Tengah

Protes Kenaikan Harga BBM Picu Bentrokan Warga Yordania

Protes anti kenaikan harga BBM memicu bentrokan antara pendukung Raja Yordania Abdullah dengan pengunjuk rasa anti-pemerintah di Amman, ibukota Yordania, Jumat (16/11).

Yordania yang selama ini relatif tidak terkena imbas gelombang penggulingan kekuasaan 'Arab Spring', sejak Selasa lalu mulai bergolak akibat protes naiknya harga BBM. Para pendukung Raja Abdullah bentrok dengan pengunjuk rasa anti-pemerintah di ibukota Yordania, Amman, Jum'at (16/11).
Yordania yang selama ini relatif tidak terkena imbas gelombang penggulingan kekuasaan 'Arab Spring', sejak Selasa lalu mulai bergolak akibat protes naiknya harga BBM. Para pendukung Raja Abdullah bentrok dengan pengunjuk rasa anti-pemerintah di ibukota Yordania, Amman, Jum'at (16/11).
UKURAN HURUF - +
Polisi Yordania bergerak setelah kelompok pengunjuk rasa anti-pemerintah menyerang pendukung raja di dekat alun-alun Wasfi al-Tal, Amman. Sedikitnya satu orang tewas dan puluhan luka-luka dalam bentrokan Jum'at (16/11) tersebut.

Sejak Selasa, polisi berusaha mengendalikan ribuan pengunjuk rasa yang memprotes kenaikan harga BBM untuk memasak dan memanaskan rumah. 

Selama ini Jordania tidak terkena imbas gelombang pemberontakan yang berhasil menggulingkan penguasa di Mesir, Libya, Yaman dan Tunisia. Namun kebijakan pemerintah mengurangi subsidi BBM hari Selasa melepaskan gelombang kemarahan yang terpendam, dengan merebaknya pemogokan dan aksi protes yang terjadi di seantero negeri itu.

Ribuan pengunjuk rasa yang berkumpul di depan masjid besar Amman hari Jumat (16/11) melancarkan aksi protes menentang kerajaan di ibukota. Para pengunjuk rasa tersebut mengeluarkan seruan revolusi dan menuntut Raja Abdullah untuk melakukan reformasi atau mundur.

Salah satu di antara demonstran yang memadati pusat kota Amman hari Jumat lalu adalah Abdelrahman Khwasawneh, aktivis dari Front Aksi Islamis, cabang  politik Ikhwanul Muslimin. Menurut Abdelrahman, terlalu banyak tekanan akan menyebabkan ledakan. Itu dimulai dari inflasi di Tunisia, meluas hingga ke Mesir dan Suriah.

Bagi sebagian demonstran, ketakutan akan kekacauan dan keterpurukan ekonomi lebih lanjut seperti yang telah menyertai revolusi di berbagai bagian lain dunia, membuat mereka cemas akan dampak revolusi yang tengah terjadi saat ini.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video AS Bisa Swasembada Minyak Tahun 2035 - Laporan VOA

Booming minyak dan gas shale di Amerika Serikat membuat produksi energi negara ini terus meningkat sehingga diperkirakan akan bisa berswasembada sebelum tahun 2035, menurut laporan Badan Energi Internasional. Produksi gas AS juga diprediksi akan melebihi Rusia. Bila AS nantinya tidak lagi bergantung pada minyak Timur Tengah, analis memperkirakan akan terjadi perubahan besar pada konstelasi perimbangan kekuatan dan hubungan internasional. Selengkapnya ikuti Laporan VOA bersama Helmi Johannes berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya