Rabu, 23 April 2014 Waktu UTC: 22:06

Berita / Dunia / Timur Tengah

Pria Mesir Mengaku Dipukuli Polisi dalam Aksi Protes di Kairo

Seorang lelaki Mesir mengaku bahwa ia dipukuli secara brutal oleh polisi dalam protes pekan lalu, suatu insiden yang memicu kemarahan nasional.

Polisi Mesir memukuli seorang demonstran dalam aksi protes anti pemerintah di Lapangan Tahrir, Kairo (foto: dok). Pemukulan demonstran oleh polisi memicu kemarahan nasional.
Polisi Mesir memukuli seorang demonstran dalam aksi protes anti pemerintah di Lapangan Tahrir, Kairo (foto: dok). Pemukulan demonstran oleh polisi memicu kemarahan nasional.
UKURAN HURUF - +
Insiden pemukulan yang ditayangkan langsung di televisi Mesir itu jelas memperlihatkan polisi yang mengenakan helm memukuli Hamada Saber dan menyeretnya tanpa busana sewaktu berlangsung protes anti pemerintah di Kairo hari Jumat lalu (1/2).

Saber sebelumnya menuduh sesama pengunjuk rasa lainnya yang memukulinya di luar istana kepresidenan, di mana mereka berkumpul untuk mengecam pemerintahan Presiden Mohamed Morsi yang dipimpin kalangan Islamis.

Tetapi ia mengubah ceritanya hari Minggu, dalam wawancara dengan sebuah jaringan televisi Mesir.

Kelompok-kelompok oposisi Mesir menuduh polisi menggunakan kekuatan berlebihan dalam menanggapi protes-protes di berbagai penjuru negara itu belakangan ini, yang menewaskan sekitar 60 orang.

Kantor presiden Morsi menyebut video itu “mengejutkan” dan kementerian dalam negeri Mesir, yang mengawasi kepolisian, memerintahkan penyidikan yang jarang dilakukan.
Para aktivis oposisi menuduh jaksa Mesir menekan Saber agar membebaskan polisi dari tuduhan pemukulan itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook