Senin, 30 Maret 2015 Waktu: 06:46

Berita / AS / Pemilu AS

Presiden Obama Sampaikan Pidato Kemenangan di Chicago

Obama berterima kasih kepada para pendukung yang menyambutnya dengan meriah dalam pidato kemenangannya dini hari di markas besarnya di Chicago (7/11).

Presiden Barack Obama melambaikan tangan kepada para pendukungnya saat berada di panggung bersama ibu negara, Michelle Obama dan kedua putrinya, Malia dan Sasha untuk memberikan sambutan kemenangan di Chicago, (7/11).
Presiden Barack Obama melambaikan tangan kepada para pendukungnya saat berada di panggung bersama ibu negara, Michelle Obama dan kedua putrinya, Malia dan Sasha untuk memberikan sambutan kemenangan di Chicago, (7/11).
Presiden Amerika Barack Obama mengatakan kepada rakyat Amerika “yang terbaik masih akan datang” setelah ia mengalahkan penantangnya Mitt Romney dari partai Republik, untuk mendapatkan  satu masa jabatan lagi.

Presiden Obama berterima kasih kepada para pendukung yang menyambutnya dengan meriah dalam pidato kemenangannya dini hari di markas besarnya di Chicago, dan mengajak mereka untuk maju terus dalam mengemban tugas untuk menyempurnakan negara. Obama mengatakan “kita adalah keluarga Amerika dan kita jatuh atau bangun bersama sebagai satu negara dan satu bangsa.”

Obama juga mengucapkan terima kasih kepada penantangnya dari partai Republik, Romney, dan calon wakilnya, Paul Ryan, atas kampanye yang dilancarkan dengan gigih. Dikatakan Obama, walaupun ia dan Romney sangat tidak sependapat mengenai banyak hal, mereka sama-sama mempunyai rasa cinta yang mendalam bagi negara.

Tidak lama sebelum presiden berpidato, Romney telah mengaku kalah setelah  kampanye yang lama dan diperjuangkan dengan keras tahun 2012, dalam pidatonya dihadapan para pendukungnya yang kecewa di Boston, Massachusetts, di negara bagian dimana ia pernah menjabat sebagai Gubernur. Berdiri sendirian di podium, ia mengucapkan selamat kepada Obama atas kemenangannya dalam pemilihan presiden, dengan mengatakan “ini adalah waktu tantangan yang besar bagi negara kita, dan saya mendoakan agar presiden berhasil dalam memimpin negara kita.”

Para pendukung di markas besar kampanye presiden di Chicago melambaikan bendera dan menyambut gembira kabar kemenangan itu Selasa malam yang datang setelah Obama memenangkan cukup negara-bagian untuk mencapai 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu tersebut.

Staff kampanye Obama men-twit “Empat tahun lagi” dan menyertakan foto presiden sedang memeluk isterinya, Michele Obama. Gedung Empire State Building di New York menyalakan lampu biru di puncaknya, warna Partai Demokrat.

Hasil proyeksi terbaru menunjukkan Obama memenangkan 303 suara elektoral dan Romney dengan 206 suara eletoral. Seorang calon membutuhkan sedikitnya 270 suara elektoral untuk memenangkan jabatan presiden.

Proyeksi juga menunjukkan Obama memenangkan District of Columbia dan 25 negara bagian, termasuk negara-negara bagian rebutan Ohio, Iowa, New Hampshire dan Pennsylvania.  Romney menang dalam 23 negara bagian termasuk North Carolina dan Indiana, dua-duanya dimenangkan Obama dalam pemilu yang lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...  
🔇
X
  • Puluhan ribu warga Singapura di tengah turunnya hujan menyaksikan iring-iringan prosesi pemakaman mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew. 
  • Seorang anggota Komisi Pemilihan Independen Nasional Nigeria di negara bagian Katsina mengumpulkan dokumen dari kotak-kotak suara hasil pemilu presiden. Pemilu di Nigeria memasuki hari kedua setelah teknologi baru dalam pemilu ini tidak berfungsi di TPS-TPS.
  • Paus Fransiskus merayakan misa Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus di Vatikan. 
  • Foto kombinasi ini memperlihatkan Menara Eiffel yang bermandikan cahaya (kiri) dan saat lampu-lampunya dimatikan (kanan) dalam perayaan Earth Hour di Paris, Perancis.
  • Dari kiri ke kanan, Jesse Tyler Ferguson, Rico Rodriguez, Sarah Hyland dan Ariel Winter terkena siraman lendir hijau saat menerima penghargaan Acara TV Keluarga Favorit untuk 'Modern Family' pada Kids' Choice Awards 2015 di Los Angeles, California.
  • Para demonstran Palestina berlarian dari gas air mata yang ditembakkan pasukan Israel dalam bentrokan yang menandai Hari Tanah di desa Nabi Saleh Tepi Barat dekat Ramallah. Warga Palestina merayakan Hari Tanah pada 30 Maret, peringatan tahunan aksi protes 1976 yang menentang pemberian tanah Arab di Galilee terhadap Israel.
  • Para peserta prosesi Pekan Suci di Cordoba, Spanyol. 
  • Sebuah jalanan terlihat kosong-melompong di Sierra Leone, pada hari ketiga dan terakhir larangan bepergian di Freetown, untuk mengatasi penularan virus Ebola di Sierra Leone.
  • Orang-orang mengayuh perahu di bawah kanopi bunga sakura di Tokyo, Jepang.
  • Perayaan Holi (Festival Warna) di Kuil Krishna di Spanish Fork, Utah, AS. Peserta saling melemparkan bubuk warna beraneka ragam dalam perayaan Holi ini.
  • Seorang warga menggiring untanya dari dalam bajaj di tengah topan debu di kota Ahmedabad, India. 
  • Seorang perempuan melompat masuk ke kolam berisi air es pada lomba halang rintang Tough Mudder di San Bernardino, California, Amerika Serikat.
Video

Video Kiprah Pengusaha Indonesia di Amerika (3)

Di segmen ketiga VOA Dunia Kita ini, Ariadne Budianto dan Yurgen Alifia mengajak Anda menyaksikan kiprah Mourien Amalia dan Rachel Frey dalam memulai bisnis mereka di negara paman Sam. Simak tantangan yang mereka hadapi dan trik menarik pelanggan dalam menyiasati persaingan bisnis di Amerika.
Video

Video Kiprah Pengusaha Indonesia di Amerika (2)

Masih bersama Yurgen Alifia dan Ariadne Budianto dalam Dunia Kita. Simak liputan Tim VOA di "By Subairi Salon", milik salah satu pengusaha Indonesia di Washington DC, Subairi.
Video

Video Kiprah Pengusaha Indonesia di Amerika (1)

Yurgen Alifia dan Ariadne Budianto kali ini mengajak Anda untuk mengunjungi Dulles International Airport, menemui Daniel Kurniawan, pengusaha Indonesia yang membuka restoran "Smash Burger" di bandara bergengsi di Amerika ini.
 Aktivitas di Facebook