Sabtu, 19 April 2014 Waktu UTC: 14:30

Berita / Dunia / Timur Tengah

Presiden Mesir Secara Sepihak Perluas Wewenangnya

Presiden Mesir Mohammed Morsi mengesahkan sejumlah undang-undang yang memperluas wewenangnya dan memberinya perlindungan yang lebih.

Presiden Mesir Mohammed Morsi saat meninjau basis militer di Ismailia, Mesir. (Foto: Dok)
Presiden Mesir Mohammed Morsi saat meninjau basis militer di Ismailia, Mesir. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Presiden Mesir Mohamed Morsi menimbulkan kehebohan karena menempatkan dirinya di atas pengawasan dan melindungi para anggota parlemen Islamis yang mendukungnya. Presiden Morsi hari Kamis menyatakan bahwa keputusannya tidak dapat dibatalkan oleh pengadilan atau pihak berwenang apapun, dengan alasan bahwa revolusi perlu dilindungi.

Morsi juga menetapkan kekebalan hukum bagi panel perancang konstitusi baru dari kemungkinan keputusan pengadilan untuk membubarkan mereka. Ia memberi perlindungan serupa bagi majelis tinggi parlemen, yang pada umumnya tidak punya wewenang. Kedua badan tersebut didominasi sekutu-sekutu Morsi yang Islamis.

Para pendukung Morsi menyambut keputusan itu, dengan mengatakan keputusan tersebut sudah lama ditunggu-tunggu. Namun oposisi menyebut tindakan itu ilegal dan berencana melakukan protes hari Jumat. 

Keputusan Morsi ini keluar saat ribuan demonstran berkumpul di pusat kota Kairo pada hari keempat untuk menentang berbagai kebijakan Morsi dan mengecam Ikhwanul Muslimin, kelompok fundamentalis dimana pemimpin Mesir itu adalah anggotanya.

Berbagai peraturan Morsi ini diumumkan sehari setelah ia mendapat pujian berlimpah dari Presiden Amerika Barack Obama dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton karena menengahi diakhirinya pertempuran selama delapan hari antara Israel dan militan Hamas, yang induknya adalah Ikhwanul Muslimin.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook