Senin, 28 Juli 2014 Waktu UTC: 10:20

Berita / Politik

Presiden Kenya Tolak Bonus 107 Ribu Dolar bagi Anggota Parlemen

Presiden Kenya memveto undang-undang yang akan memberi anggota parlemen bonus 107 ribu dolar sebagai hadiah sebelum tugas-tugas mereka selesai.

Presiden Mwai Kibaki memveto UU yang akan memberi anggota parlemen Kenya bonus 107 ribu dolar (foto: dok).
Presiden Mwai Kibaki memveto UU yang akan memberi anggota parlemen Kenya bonus 107 ribu dolar (foto: dok).
Presiden Mwai Kibaki hari Sabtu memerintahkan jaksa agung negara itu untuk merumuskan kembali guna memastikan langkah itu sesuai konstitusi. Berdasarkan konstitusi Kenya, gaji pegawai negeri sipil diatur Komisi Gaji dan Remunerasi.

Rabu malam, 222 anggota parlemen melakukan pemungutan suara untuk memberi diri mereka bonus besar itu, sebagai tindakan terakhir mereka sebelum menutup sidang parlemen menjelang Pemilu 4 Maret.

Mereka juga melakukan pemungutan suara untuk mendapat pengawal pribadi seumur hidup, sopir pribadi, pemakaman kenegaraan dan akses ke ruang khusus VIP di Bandara Kenya.

Presiden Kibaki memveto paket bonus serupa untuk anggota parlemen bulan Oktober, dengan menyatakan itu tidak sesuai konstitusi dan tidak bisa dilakukan mengingat kondisi ekonomi negara. Tetapi kali ini, anggota parlemen memasukkan ketentuan yang akan memberi presiden bonus 300 ribu dolar setelah pensiun tahun ini.

Gaji anggota parlemen Kenya termasuk yang terbaik di benua Afrika, dengan gaji bulanan sekitar 13 ribu dolar. Usul bonus itu memicu kritik dari warga Kenya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook