Sabtu, 23 Agustus 2014 Waktu UTC: 19:49

Berita / Dunia / Timur Tengah

Mesir Sambut Hangat Ahmadinejad

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mendapat sambutan hangat di Kairo, Selasa (6/2), pada kunjungan pertama oleh pemimpin Iran ke Mesir sejak revolusi Islam tahun 1979 di Iran.

Presiden Mesir Mohamed Morsi (kanan), dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad setibanya di bandara Internasional di Kairo (5/2).
Presiden Mesir Mohamed Morsi (kanan), dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad setibanya di bandara Internasional di Kairo (5/2).
Presiden baru Mesir, Mohamed Morsi, menyambut pemimpin Iran itu dalam upacara permadani merah yang menandai peralihan yang jelas dari puluhan tahun hubungan yang beku antara kedua negara utama di kawasan tersebut. Pemimpin Iran itu datang untuk menghadiri pertemuan puncak regional tiga hari yang mulai hari Rabu (7/2) di ibukota Mesir itu.

Kantor berita Mesir, MENA, mengatakan kedua pemimpin membicarakan cara-cara menyelesaikan krisis Suriah dan mengakhiri pertumpahan darah Suriah tanpa intervensi militer, serta cara meningkatkan hubungan bilateral.

Mesir dan Iran memutuskan hubungan tahun 1979, ketika Kairo menawarkan suaka kepada Shah Iran yang terguling. Hubungan semakin memburuk setelah persetujuan perdamaian Mesir dengan Israel, dan tetap beku sampai akhir kekuasaan mantan presiden Mesir Hosni Mubarak.

Ahmadinejad – pimpinan politik republik Islam Syiah itu – juga bertemu dengan pemimpin Sunni Sheikh Ahmed al-Tayeb, imam agung masjid al-Azhar yang memimpin salah satu tempat pendidikan tertua dalam dunia Sunni.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Haydar Yahya dari: Jakarta Indonesia
09.02.2013 05:22
Hubungan persahabatan yang saling memberi manfaat antar bangsa adalah sebuah keniscayaan yang mutlak harus diciptakan dalam dunia global. Cara berpikir sektarian yang masih kuat di sebagian kecil muslimin sudah out of date selayaknya ditinggalkan.Saya percaya Iran - Mesir akan mampu menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah utamanya juga di dunia. Pengaruh buruk Amerika Serikat dan Israel di kawasan seyogyanya bisa segera dicegah dan damailah Timur Tengah dengan tegaknya keadilan bagi Rakyat Palestina. Iran - Mesir bisa menjadi contoh bagi dunia Islam umumnya, bahwa sektarianisme adalah cara musuh Islam untuk menghancurkan kaum muslimin. Berpikir, bertindak atas dasar sektarianisme, rasisme adalah primitif dan mutlak harus ditinggalkan dikalangan muslimin secara keseluruhan.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook