Kamis, 24 Juli 2014 Waktu UTC: 06:02

Berita / Dunia / Timur Tengah

Presiden Assad Pidato Tentang Perkembangan Terbaru di Suriah

Presiden Suriah Bashar al-Assad menyampaikan pidato saat pertempuran masih terus berlangsung di luar Damaskus, Minggu (6/1)

Gambar yang diambil dari televisi Suriah ini menunjukkan gambar Presiden Suriah, Bashar al-Assad saat memberikan pidatonya di Damaskus, terkait situasi terakhir di negara Suriah (6/1).
Gambar yang diambil dari televisi Suriah ini menunjukkan gambar Presiden Suriah, Bashar al-Assad saat memberikan pidatonya di Damaskus, terkait situasi terakhir di negara Suriah (6/1).
Presiden Suriah Bashar al-Assad hari Minggu (6/1) mengatakan dalam pidato pertamanya dalam beberapa bulan ini bahwa tidak ada yang menyenangkan jika keamanan dan stabilitas tidak hadir di jalan-jalan Suriah.

Assad, yang berbicara di gedung opera di pusat kota Damaskus mengatakan, pasukan Suriah memerangi kelompok-kelompok “penjahat pembunuh” yang didanai asing. Ia mengusulkan konferensi perujukan nasional dan konstitusi baru, tetapi ia mengatakan pemerintahnya belum mendapatkan mitra untuk berunding. Presiden Suriah tersebut menyerukan mobilisasi nasional untuk berjuang melawan pemberontak yang ia sebut sebagai “teroris al-Qaida.”

Presiden Assad membantah ada pemberontakan menentang pemerintahan oleh keluarganya selama puluhan tahun. Pidato presiden ini kerap disela oleh seruan “dengan jiwa, darah kami, kami berkorban untukmu.” 

Kelompok-kelompok hak asasi memperkirakan 60 ribu orang telah tewas di Suriah sejak Presiden Assad mulai melakukan penumpasan disertai kekerasan terhadap protes prodemokrasi yang semula berlangsung damai pada Maret 2011. Protes berubah menjadi pemberontakan bersenjata yang bertujuan mengakhiri pemerintahan otoriter keluarga Assad selama empat dekade.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook