Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 00:42

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Presiden ADB Calon Kuat Direktur Bank Sentral Jepang

Presiden Bank Pembangunan Asia Haruhiko Kuroda merupakan kandidat utama pemimpin bank sentral Jepang dengant tugas memperbaiki ekonomi.

Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Haruhiko Kuroda dalam konferensi ADB-IMF di Bangkok, 2012. (Foto: Dok)
Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) Haruhiko Kuroda dalam konferensi ADB-IMF di Bangkok, 2012. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kini dikatakan siap mencalonkan Haruhiko Kuroda, Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk memimpin bank sentral Jepang dan sebagai ujung tombak langkah menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi ketiga terbesar di dunia itu.

Gubernur bank sentral Jepang saat ini, Masaaki Shirakawa, akan mengundurkan diri pada 19 Maret, tiga minggu sebelum masa jabatannya berakhir. Perdana Menteri Abe bermaksud untuk secara resmi mengusulkan calon pengganti kepada parlemen pekan ini agar  memungkinkan suksesi yang  lancar, kata juru bicara pemerintah Yoshihide Suga.

Suga tidak bersedia mengkonfirmasi laporan bahwa Kuroda adalah kandidat utama. Ia mengatakan, belum ada keputusan resmi.

Kuroda, 67, adalah mantan wakil menteri keuangan Jepang ulusan Universitas Oxford yang selama ini mengecam kebijakan bank sentral Jepang pada masa lampau. Ia dianggap akan mendukung upaya Abe menghidupkan kembali ekonomi Jepang dengan cara memerangi deflasi melalui pelonggaran moneter dan pengeluaran pemerintah dalam julah sangat besar.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya