Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:48

Berita / Indonesia

Polri Tangani 14 Kasus Teroris dengan 78 Tersangka Selama Tahun 2012

Catatan penegakkan hukum kasus teroris selama 2012, Polri telah menangani 14 kasus dengan 78 orang tersangka, 10 diantaranya, tewas ditembak aparat Densus 88 saat proses penangkapan.

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (VOA/Andylala)
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (VOA/Andylala)
UKURAN HURUF - +
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Rakean Agung dari: Tangerang
28.12.2012 16:36
Permasalahan Bangsa dan Negara ini,tidak sebatas keamanan, saja.Tap[i,begitu komplek dan kruisalnya..!.Begitupun,permasalah an yang dihadapi intitusi,salah satu intitusi Penegak Hukum ini, Polri.Tidak sebatas,mapi,salah teroris dan terorisme atau apapun namanya dengan dibentuknya Densus 88,itu.Tapi,pelayanan,pengayoman dan perlindungan terhadap keperluan dan kepentingan masyara kat sipil umumnya,perlu mendapat atensi dan tindakan yang lebih cepat dan terlaksana dengan baik dan tuntas.Tidak ada kesan terjadinya pembiaran dan keterlambatan atas penangan suatu kejadian yang memerlukan gerakmdan atisipasi yang cepat dan tepat,sehingga korban tidak keburu jatuh.Contoh, kejadian di Sampang,Madura dan juga di Cikeusik Banten atau pun di Lampaung itu.!.Lebih dari itu,repormasi birokrasi di tubuh internal Polri sendiri,perlu dipercepat dan serius dalam upaya menciptakan Clean and Good Governance,seperti yang dicanangkan Presiden itu,bisa terealisasi dengan baik dan cepat, termasuk bersih2 rumah pula..!.Kasus,Simulator SIM dan Rekening Gendut sampai Polisi Gendut beneran harus segera dituntaskan dan mendapat dukungan dari Polri sendiri,walau itu ditangani oleh KPK,khususnya kasus korupsinya.Jadi,jelang 2013 Polri dan Jajarannya perlu Introspeksi dan Evaluasi totalitas, demi pelayanan lebih baik kepada masyarakat,bangsa dan negara.Semoga,wasalam..

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya