Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 06:59

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Polisi Pakistan Tewas Saat Lindungi Petugas Vaksinasi Polio

Seorang polisi Pakistan ditembak mati saat melindungi tim vaksinasi polio di wilayah Waziristan, sehingga jumlah korban jiwa dalam serangan serupa menjadi 20 sejak Desember.

Seorang anak sekolah Pakistan tengah menerima vaksinasi polio dari petugas di pinggiran kota Islamabad, Pakistan (Foto: dok). Seorang polisi Pakistan ditembak mati saat melindungi tim vaksinasi polio di wilayah Waziristan, Selasa (26/2).
Seorang anak sekolah Pakistan tengah menerima vaksinasi polio dari petugas di pinggiran kota Islamabad, Pakistan (Foto: dok). Seorang polisi Pakistan ditembak mati saat melindungi tim vaksinasi polio di wilayah Waziristan, Selasa (26/2).
UKURAN HURUF - +
Laporan mengatakan pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah tim polio di dekat kota Mardan, di barat laut pada hari Selasa (26/2).

 

Faksi Taliban setempat telah melarang vaksinasi polio di daerah itu, dengan alasan operasi itu adalah kedok untuk spionase. Ada juga desas-desus bahwa vaksinasi merupakan upaya untuk mensterilkan anak-anak Muslim.



Kasus polio telah meningkat tajam di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir, mencapai 198 kasus pada tahun 2011. Pakistan adalah salah satu dari hanya beberapa negara di dunia di mana polio masih endemik.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya