Sabtu, 26 Juli 2014 Waktu UTC: 03:04

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Polisi Korban Bentrokan Demo New Delhi, Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Seorang polisi India yang luka parah dalam demonstrasi besar memrotes perkosaan brutal oleh sekelompok orang telah meninggal dunia di rumah sakit New Delhi.

Polisi India menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa di New Delhi (23/12). Seorang polisi yang terluka parah pasca bentrokan dengan para demonstran ini dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit, hari ini.
Polisi India menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa di New Delhi (23/12). Seorang polisi yang terluka parah pasca bentrokan dengan para demonstran ini dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit, hari ini.
Pihak berwenang mengatakan polisi korban bentrokan dengan para demonstran meninggal dunia, Selasa (25/12), dua hari setelah insiden tersebut terjadi.

Kerusuhan hari Minggu terjadi ketika polisi sedang berusaha keras membendung demonstran yang telah mengutarakan kemarahan yang meningkat atas perkosaan dan pemukulan seorang mahasiswi kedokteran yang berusia 23 tahun sebelumnya bulan ini.

Mahasiswi tersebut diserang setelah dia dan seorang teman laki-lakinya diberi menumpang dalam bus sewaan di New Delhi tanggal 16 Desember. Para pejabat mengatakan sekelompok pria memerkosa dan memukuli mahasiswi itu dengan pentung besi, lalu melemparkan wanita tersebut dari bus.

Wanita itu masih di rumah-sakit dalam keadaan gawat dan menggunakan alat pembantu pernafasan.

Pihak berwenang telah memasang hambatan jalan dan menutup beberapa stasiun bus di ibukota dalam usaha untuk mengakhiri demonstrasi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook