Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 05:59

Berita / Dunia / Asia Pasifik

PM Pakistan Pecat Pemerintah Propinsi Baluchistan

Perdana Menteri Pakistan memberhentikan pemerintah propinsi Baluchistan, di bagian barat-daya negara itu Senin pagi (14/1).

Perdana Menteri Pakistan, Pervez Ashraf memberhentikan pemerintah propinsi Baluchistan, Senin pagi, 14 Januari 2013 (Foto: dok).
Perdana Menteri Pakistan, Pervez Ashraf memberhentikan pemerintah propinsi Baluchistan, Senin pagi, 14 Januari 2013 (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Setelah bertemu dengan para demonstran Syiah yang menuntut perlindungan pasca serangan yang menewaskan hampir 100 orang pekan lalu, Perdana Menteri Pakistan memberhentikan pemerintah propinsi Baluchistan, di bagian barat-daya negara itu Senin pagi (14/1).

Dalam pidato televisi dari ibukota provinsi Quetta, Perdana Menteri Pervez Ashraf mengutarakan belasungkawa sedalam-dalamnya  atas pembunuhan itu dan mengatakan ia akan mengganti pemerintah setempat, sebagian dari mereka anggota minoritas Syiah Hazara yang dituduh menghasut kekerasan terhadap golongan Syiah.

Ashraf mengatakan kepada bangsanya bahwa pasukan pengawal perbatasan telah diberi wewenang kepolisian, dan berjanji mereka akan melancarkan operasi terhadap organisasi-organisasi militan yang terlarang yang mendalangi serangan antar golongan agama.

Ribuan kaum Syiah menghambat jalan utama di Quetta dengan puluhan peti jenazah – jenazah anggota keluarga mereka yang tewas dalam pemboman kembar di ruang billiar hari Kamis (10/1). Penolakan memakamkan yang meninggal  adalah protes paling keras dalam masyarakat Islam, dimana yang meninggal biasanya dimakamkan dalam waktu beberapa jam setelah meninggal dunia.

Ashraf bertemu Minggu malam dengan para keluarga Syiah yang berjaga atas  peti jenazah.

Tidak lama setelah pengumumannya, pemrotes membatalkan demonstrasi dan setuju memakamkan para korban. Serangan tersebut, yang telah diakui dilakukan oleh kelompok militan Sunni, Lashkar-e-Jhangvi, menewaskan sedikitnya 92 orang. Kelompok tersebut bersekutu dengan al-Qaida dan Taliban Pakistan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA 21 Mei 2013

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya