Senin, 24 Nopember 2014 Waktu UTC: 12:13

Berita / Dunia / Asia Pasifik

PM Jepang: Sekolah-sekolah Tiongkok Ajarkan Sentimen Anti Jepang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menuduh Tiongkok menggunakan sistem sekolah yang dijalankan pemerintah untuk mendorong perasaan anti Jepang.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (dua dari kiri) melambaikan tangannya sesaat sebelum memasuki pesawatnya di bandara Internasional Haneda International Airport di Tokyo (21/2). Abe bertolak menuju Washington DC dan dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Obama Jumat, 22 Februari 2013.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (dua dari kiri) melambaikan tangannya sesaat sebelum memasuki pesawatnya di bandara Internasional Haneda International Airport di Tokyo (21/2). Abe bertolak menuju Washington DC dan dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Obama Jumat, 22 Februari 2013.
Menjelang kunjungannya ke Washington, Perdana Menteri Abe dalam wawancara dengan Washington Post mengatakan bahwa Tiongkok memiliki kebutuhan mendalam akan konflik dengan Jepang dan tetangga-tetangganya yang lain. Ia mengatakan Beijing menggunakan sengketa tersebut untuk tetap memperoleh dukungan kuat di dalam negeri. Akibatnya, ia mengatakan tidak mungkin untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan segera.

Dalam pertemuannya hari Jumat dengan Presiden Barack Obama, Abe diperkirakan akan mengupayakan kerjasama pertahanan yang lebih luas dengan Washington untuk membantu menghadapi ancaman dari klaim teritorial Tiongkok.

Hubungan Jepang-Tiongkok telah memburuk mencapai tingkat terendah dalam beberapa tahun disebabkan sengketa atas sekelompok pulau di Laut Cina Timur.  Kepulauan tersebut terletak dekat daerah penangkapan ikan strategis dan kemungkinan endapan minyak. Kedua negara mengklaim pulau-pulau tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: ahmad bejo dari: indonesia
21.02.2013 18:18
kebangkitan militer jepang patut di waspadai , jangan sampai rencana penjahat perang yang sudah mampus di kubur di kuil yasukuni , terulang kembali , sudah terlalu besar penderitaan bangsa Indonesia saat di jajah oleh jepang dan kini pihak jepang mengajarkan kepada murid sekolahnya bahwa jepang tidak pernah menjajah selama perang dunia kedua tetapi hanya melakukan expedisi tentara , itulah sebabnya para penjahat perang yang dikubur dikuil yasukuni , sekarang ini di sebut pahlawan kehormatan bagi bangsa jepang


oleh: ahmad bejo dari: indonesia
21.02.2013 18:12
justru jepanglah yang mencuci otak para pelajarnya , dengan mengatakan penyerangan dan penjajahan , penyiksaan yang dilakukan tentara jepang saat perang dunia kedua adalh misi mulia bangsa jepang ,untuk menduduki Indonesia , korea , taiwan, cina, philipina , australia , peral harbour dan para penjahat perang jepang di hormati sebagai pahlawan di kuil yasukuni ,

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook