Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 04:50

Berita / Dunia / Asia Pasifik

PM Jepang: Sekolah-sekolah Tiongkok Ajarkan Sentimen Anti Jepang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menuduh Tiongkok menggunakan sistem sekolah yang dijalankan pemerintah untuk mendorong perasaan anti Jepang.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (dua dari kiri) melambaikan tangannya sesaat sebelum memasuki pesawatnya di bandara Internasional Haneda International Airport di Tokyo (21/2). Abe bertolak menuju Washington DC dan dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Obama Jumat, 22 Februari 2013.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (dua dari kiri) melambaikan tangannya sesaat sebelum memasuki pesawatnya di bandara Internasional Haneda International Airport di Tokyo (21/2). Abe bertolak menuju Washington DC dan dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Obama Jumat, 22 Februari 2013.
UKURAN HURUF - +
Menjelang kunjungannya ke Washington, Perdana Menteri Abe dalam wawancara dengan Washington Post mengatakan bahwa Tiongkok memiliki kebutuhan mendalam akan konflik dengan Jepang dan tetangga-tetangganya yang lain. Ia mengatakan Beijing menggunakan sengketa tersebut untuk tetap memperoleh dukungan kuat di dalam negeri. Akibatnya, ia mengatakan tidak mungkin untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan segera.

Dalam pertemuannya hari Jumat dengan Presiden Barack Obama, Abe diperkirakan akan mengupayakan kerjasama pertahanan yang lebih luas dengan Washington untuk membantu menghadapi ancaman dari klaim teritorial Tiongkok.

Hubungan Jepang-Tiongkok telah memburuk mencapai tingkat terendah dalam beberapa tahun disebabkan sengketa atas sekelompok pulau di Laut Cina Timur.  Kepulauan tersebut terletak dekat daerah penangkapan ikan strategis dan kemungkinan endapan minyak. Kedua negara mengklaim pulau-pulau tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: ahmad bejo dari: indonesia
21.02.2013 13:18
kebangkitan militer jepang patut di waspadai , jangan sampai rencana penjahat perang yang sudah mampus di kubur di kuil yasukuni , terulang kembali , sudah terlalu besar penderitaan bangsa Indonesia saat di jajah oleh jepang dan kini pihak jepang mengajarkan kepada murid sekolahnya bahwa jepang tidak pernah menjajah selama perang dunia kedua tetapi hanya melakukan expedisi tentara , itulah sebabnya para penjahat perang yang dikubur dikuil yasukuni , sekarang ini di sebut pahlawan kehormatan bagi bangsa jepang


oleh: ahmad bejo dari: indonesia
21.02.2013 13:12
justru jepanglah yang mencuci otak para pelajarnya , dengan mengatakan penyerangan dan penjajahan , penyiksaan yang dilakukan tentara jepang saat perang dunia kedua adalh misi mulia bangsa jepang ,untuk menduduki Indonesia , korea , taiwan, cina, philipina , australia , peral harbour dan para penjahat perang jepang di hormati sebagai pahlawan di kuil yasukuni ,

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya