Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 12:29

Berita / Dunia / Asia Pasifik

PM Jepang Bubarkan Majelis Rendah Parlemen

PM Jepang Yoshihiko Noda telah membubarkan Majelis Rendah Parlemen, sehingga membuka jalan bagi berlangsungnya pemilu di Jepang 16 Desember mendatang.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda telah membubarkan majelis rendah parlemen, membukakan jalan bagi berlangsungnya Pemilu di Jepang, pertengahan Desember mendatang.
Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda telah membubarkan majelis rendah parlemen, membukakan jalan bagi berlangsungnya Pemilu di Jepang, pertengahan Desember mendatang.
UKURAN HURUF - +
Keputusan Perdana Menteri Jepang Noda untuk membubarkan badan legislatif yang lebih berpengaruh di Jepang, muncul setelah Partai Demokrasi Liberal yang beroposisi sepakat untuk melakukan serangkaian reformasi penting, termasuk penciutan defisit dan reformasi pemilu.

Pemilu mendatang diperkirakan akan menghasilkan kekalahan bagi partai yang berkuasa, Partai Demokrasi Jepang.

Mantan perdana menteri dan ketua LDP sekarang Shinzo Abe akan kembali memimpin pemerintah jika partai oposisi memenangkan majelis rendah sebagaimana diisyaratkan jajak-jajak pendapat.

Namun, para pengamat mengatakan, koalisi yang lemah hampir pasti muncul dalam pemilu yang dijadwalkan berlangsung tanggal 16 Desember itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya