Kamis, 24 April 2014 Waktu UTC: 07:08

Berita / Iptek / Teknologi

Perusahaan yang Dikontrak NASA Luncurkan Roket Pertama

Orbital Sciences Corporation, perusahaan yang dikontrak badan antariksa AS (NASA), hari Minggu (21/4) berhasil meluncurkan roket percobaannya yang pertama.

Orbital Sciences Corporation meluncurkan roket pertamanya, roket Antares dari fasilitas peluncuran NASA di kepulauan Wallops, negara bagian Virginia, Minggu (21/4).
Orbital Sciences Corporation meluncurkan roket pertamanya, roket Antares dari fasilitas peluncuran NASA di kepulauan Wallops, negara bagian Virginia, Minggu (21/4).
UKURAN HURUF - +
Perusahaan yang dikontrak badan antariksa Amerika NASA untuk membawa perlengkapan dan pasokan ke stasiun antariksa internasional, hari Minggu berhasil meluncurkan roket percobaannya yang pertama. Roket yang diberi nama Antares itu diluncurkan dari fasilitas peluncuran NASA di kepulauan Wallops, negara bagian Virginia.

Perusahaan Orbital Sciences Corporation menyatakan uji coba itu sukses setelah roket bertingkat dua yang membawa muatan simulasi meluncur dengan baik dari negara bagian Virginia.

Perusahaan swasta Amerika itu nantinya akan menggunakan roket Antares untuk mengirim kapsul Cygnus yang dimuati peralatan dan perbekalan ke stasiun antariksa.

NASA mengatakan akan menggunakan sektor swasta untuk mengambil-alih sistem pengangkutan ke stasiun antariksa itu, supaya para pakarnya bisa memusatkan perhatian untuk menjelajah lebih jauh ke alam raya dan penerbangan ke planet Mars dan ke sebuah asteroid.

NASA juga sedang merancang sebuah roket paling besar, yang disebut 'Space Launch System' dan kapsul Orion, yang bisa membawa astronaut 15 kali lebih jauh dari stasiun antariksa yang ada sekarang.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Perlukah Dapil Luar Negeri? - Liputan Berita VOA 24 April 2014i
X
Yuni Salim
23.04.2014
Tahun lalu muncul wacana pembentukan daerah pilihan luar negeri, wacana ini dinilai sebagai cara untuk meningkatkan keikut sertaan warga dalam pemilu legislatif, apa pendapat warga Indonesia di Washington DC? Ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video

Video Perlukah Dapil Luar Negeri? - Liputan Berita VOA 24 April 2014

Tahun lalu muncul wacana pembentukan daerah pilihan luar negeri, wacana ini dinilai sebagai cara untuk meningkatkan keikut sertaan warga dalam pemilu legislatif, apa pendapat warga Indonesia di Washington DC? Ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video

Video Film TV Mengalahkan Film Layar Lebar - Liputan Feature VOA

Serial televisi di AS semakin berkembang sejak dua dekade terakhir. Pemilihan kisahnya, dialog yang apik dan aktor-aktris pemerannya, kerap mengalahkan film-film Hollywood. Kini, pilihannya pun semakin banyak, seperti serial terbaru dari saluran TV AMC, “Turn”. Selengkapnya dalam Liputan berikut.
Video

Video Kafe Khusus 'Board Games'

Di tengah maraknya beragam gadget, ada tren baru di Amerika yakin semakin banyak kaum muda yang berpaling ke permainan tradisional seperti board games. Hal ini membuat munculnya kafe yang khusus menawarkan aneka board games seperti yang dilakukan Kafe Gamehaus di Los Angeles.
Video

Video Desainer Fashion Gunakan Printer 3D - VOA untuk Dunia Tekno 24 April 2014

Printer tiga dimensi merambah dunia fashion, dengan para desainer berpaling pada teknologi baru ini untuk merancang busana. Teknologi ini memang berkembang pesat, dan boleh jadi suatu saat akan tersedia bagi semakin banyak orang. Selengkapnya berikut laporan reporter VOA Ade Astuti.
Video

Video Kilas VOA 24 April 2014

Ukraina membatalkan gencatan senjata dengan separatis pro Rusia di bagian Timur. Pejabat Australia menyelidiki potongan logam di pantai barat negara itu. Presiden Obama dan PM Jepang Shinzo Abe makan bersama di Sukibayashi Jiro. Lupito Nyong’O terpilih sebagai tokoh ‘most beautiful’ majalah people.
 Aktivitas di Facebook