Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 14:00

Berita / Ekonomi

Perekonomian AS Menciut 0,1 Persen

Perekonomian AS menciut 0,1 persen selama kuartal ke-4 atau tiga bulan terakhir tahun 2012, karena pengurangan pengeluaran pemerintah dan melambatnya ekspor.

Para pekerja di pabrik General Motors sedang merakit mobil Chevrolet Beat (foto: dok). Perekonomian AS menciut 0,1 persen selama kuartal ke-4 2012 karena melambatnya ekspor.
Para pekerja di pabrik General Motors sedang merakit mobil Chevrolet Beat (foto: dok). Perekonomian AS menciut 0,1 persen selama kuartal ke-4 2012 karena melambatnya ekspor.
UKURAN HURUF - +
Laporan Kementerian Perdagangan hari Rabu menunjukkan bahwa perekonomian menciut sepersepuluh persen laju tahunan selama kuartal keempat.Ini adalah prestasi terburuk sejak tahun 2009, selama resesi.

Ini merupakan penurunan tajam dari pertumbuhan lebih dari tiga persen laju tahunan pada kuartal sebelumnya.

Laporan terbaru ini muncul sementara konsumen Amerika menghadapi pajak yang lebih tinggi dan Washington mempertimbangkan kemungkinan pengurangan pengeluaran lebih jauh.

Ekspor terpuruk karena resesi di Eropa, yang menurunkan permintaan akan produk buatan Amerika. Pertumbuhan juga turun jika pengusaha mengurangi persediaan mereka karena para manajer khawatir bahwa semua barang tidak akan terjual.Tetapi ada kabar baik, yaitu bahwa pertumbuhan keseluruhan untuk tahun 2012 adalah 2,2 persen, sedikit diatas tahun sebelumnya. 
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya