Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 09:22

Berita / Dunia / Eropa

Perancis Kenakan Tuduhan atas Tersangka Pembunuh Aktivis Kurdi

Tersangka, pria berumur 30 tahun, adalah seorang sopir warga Turki dari etnis Kurdi yang beberja pada salah seorang perempuan yang dibunuh di Paris 10 Januari lalu.

Warga Turki dari etnis Kurdi melakukan unjuk rasa di Diyarbakir, Turki tenggara untuk memprotes pembunuhan 3 aktivis Kurdi di Paris, Perancis (12/1).
Warga Turki dari etnis Kurdi melakukan unjuk rasa di Diyarbakir, Turki tenggara untuk memprotes pembunuhan 3 aktivis Kurdi di Paris, Perancis (12/1).
UKURAN HURUF - +
Kejaksaan Perancis telah mengajukan tuduhan awal pembunuhan dan terorisme terhadap seorang rekan dari ketiga perempuan aktivis  Kurdi  yang ditembak mati di Paris sebelumnya bulan ini.

Tersangka, seorang sopir warga Turki berusia 30 tahun yang beberja pada salah seorang perempuan yang dibunuh itu, adalah satu dari dua etnik Kurdi yang ditahan oleh pihak berwajib Perancis pekan lalu sehubungan dengan pembunuhan di Paris tanggal 10 Januari itu.

Kejaksaan mengenakan tuduhan terhadap sopir tersebut dalam sidang pengadilan hari Senin di Paris. Tersangka lain yang ditahan pekan lalu telah dibebaskan tanpa dikenakan tuduhan.

Jaksa Francois Molins mengatakan tersangka tadi telah membantah tuduhan terhadap dirinya.

PKK, Partai Pekerja Kurdistan, adalah organisasi terlarang yang telah mengangkat senjata  untuk memperjuangkan kemerdekaan Kurdi di bagian tenggara Turki.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya