Selasa, 23 September 2014 Waktu UTC: 14:23

Berita / Dunia / Eropa

Perancis Imbau Penyelidikan atas Skandal Daging Kuda di Eropa

Menteri Luar Negeri Perancis mengimbau adanya penyelidikan atas skandal daging kuda di Eropa dan pemberian sanksi kepada pihak yang bersalah.

Seorang pelanggan melihat-lihat daging yang dijual di Tesco, Stortford di Inggris bagian selatan. (Foto: Dok)
Seorang pelanggan melihat-lihat daging yang dijual di Tesco, Stortford di Inggris bagian selatan. (Foto: Dok)
Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius mengimbau diadakannya penyelidikan atas skandal daging kuda di Eropa dan pemberian sanksi kepada siapa pun yang menjual daging kuda dengan label daging sapi.

Laurent Fabius mengatakan ada produsen daging yang mengambil keuntungan dari kecurangan pangan ini dan mereka harus dijatuhi hukuman.  Ia menyampaikan komentarnya Minggu (10/2) ketika sejumlah pengecer makanan di Perancis mengumumkan bahwa mereka menarik lasagna, moussaka dan produk-produk makanan lainnya yang mengandung daging yang salah label itu.

Skandal itu berawal bulan ini di Inggris ketika daging kuda ditemukan pada lasagna beku yang dijual oleh “Findus” – pengecer makanan beku berskala besar yang berkantor di Swedia.

Daging yang terdapat dalam lasagna itu diproduksi oleh perusahaan makanan Perancis “Cogel” yang umumnya mendapat pasokan daging dari perusahaan pemroses daging Perancis “Spanghero”.

Menteri Urusan Konsumen Perancis Benoit Hamon mengatakan daging kuda ini sebelumnya ditemukan di Rumania – dengan kaitan ke Perancis, Belanda, Siprus dan pedagang-pedagang lainnya.  Penyelidikan lebih menyeluruh akan dilakukan atas kemungkinan kecurangan industri makanan ini.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook