Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 09:20

Berita / Dunia / Afrika

Penyidik: Tidak Ada Inkonsistensi dalam Cerita Pistorius

Seorang penyidik Afrika Selatan mengatakan, polisi tidak menemukan inkonsistensi dalam cerita pelari Olimpiade Oscar Pistorius mengenai penembakan terhadap kekasihnya, Reeva Steenkamp.

Oscar Pistorius saat mengikuti sidang di pengadilan Pretoria, Afrika Selatan (20/2).
Oscar Pistorius saat mengikuti sidang di pengadilan Pretoria, Afrika Selatan (20/2).
UKURAN HURUF - +
Detektif Hilton Botha membuat pernyataan itu saat ditanya jaksa pembela, Rabu (20/2), dalam sidang kedua uang jaminan pembebasan dalam kasus yang telah menarik perhatian dunia itu.

Pistorius bersikeras bahwa ia mengira menembak seorang perampok dan tidak bermaksud membunuh Steenkamp  di rumahnya, Kamis lalu. Para penuntut mengatakan, penembakan malam hari melalui pintu kamar mandi merupakan pembunuhan yang direncanakan.

Botha mengatakan penembakan melalui pintu ditembakkan mengarah ke bawah, menyiratkan bahwa Pistorius, yang dikenal sebagai "blade runner" karena kaki palsunya, memasang kaki prostetiknya sebelum berjalan ke pintu.  Pistorius  mengatakan dalam sebuah affidavit, Selasa, ia  bergerak di kamarnya dengan menggunakan kakinya yang cacad.

Sebelumnya, sewaktu menjawab pertanyaan dari penuntut, detektif itu mengatakan seorang saksi mendengar suara tembakan, diikuti suara perempuan menjerit dan kemudian beberapa lagi suara tembakan. Penuntut juga mengatakan seorang saksi mendengar pertengkaran tanpa  henti selama satu jam sebelum penembakan itu.

Tim pembela mempertanyakan kredibilitas kedua saksi, karena penyelidik mengatakan saksi yang mendengar suara tembakan keliru menyebut berapa banyak suara tembakan, sementara saksi yang melaporkan mendengar pertengkaran berada sekitar 600 meter dari rumah Pistorius.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya