Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 04:38

Berita / Dunia

Penyidik PBB Kembali Upayakan Akses bagi Nuklir Iran

Para penyidik PBB sedang berada di Iran untuk mengikuti putaran baru pembicaraan yang ditujukan untuk mencari kesepakatan untuk menyelidiki program nuklir.

Herman Nackaerts, kepala delegasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA), saat memberi keterangan kepada pers di Vienna, Austria  (Foto: dok). Para penyidik PBB tengah berada di Iran untuk mencari kesepakatan terkait program nuklir negara itu, Rabu (13/2).
Herman Nackaerts, kepala delegasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA), saat memberi keterangan kepada pers di Vienna, Austria (Foto: dok). Para penyidik PBB tengah berada di Iran untuk mencari kesepakatan terkait program nuklir negara itu, Rabu (13/2).
UKURAN HURUF - +
Pertemuan Rabu itu menyusul usaha yang gagal bulan lalu oleh tim dari Badan Energi Atom Internasional  (IAEA) untuk mencapai kesepakatan untuk memperoleh akses ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Pada hari Selasa, Iran mengisyaratkan prospek yang memungkinkan para inspektur PBB mengunjungi fasilitas militer Parchin, yang dicurigai negara-negara Barat terkait dengan pengembangan senjata nuklir. Iran mengatakan, fasilitas itu merupakan fasilitas militer konvensional dan bahwa program nuklir negara itu semata untuk tujuan damai.

Dalam banyak resolusi, Dewan Keamanan PBB menuntut Iran menghentikan semua kegiatan terkait pengayaan bahan bakar nuklir dan mengizinkan para inspektur PBB memperoleh akses ke fasilitas-fasilitas nuklirnya.

Juga Rabu, Badan Energi Internasional (IAEA) mengatakan, pihaknya memperkirakan Iran merugi 40 miliar dalam pendapatan minyaknya tahun lalu, menyusul sanksi yang diberlakukan Amerika dan Uni Eropa yang ditujukan untuk menekan Iran agar meninggalkan aktivitas nuklirnya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya