Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 17:58

Berita / Dunia

Penyidik HAM PBB Imbau Israel Hentikan Kegiatan Permukiman

Para penyidik hak asasi PBB menyerukan agar Israel menghentikan kegiatan permukiman dan segera memulai proses penarikan pemukim dari wilayah Palestina.

Suasana di Ramat Shlomo, di tepi Barat, sebelah Timur Yerusalem, yang diklaim sebagai wilayah Israel dan Palestina (Foto: dok). Para penyidik HAM PBB menyerukan agar Israel menghentikan kegiatan permukiman dan segera memulai proses penarikan pemukim dari wilayah Palestina.
Suasana di Ramat Shlomo, di tepi Barat, sebelah Timur Yerusalem, yang diklaim sebagai wilayah Israel dan Palestina (Foto: dok). Para penyidik HAM PBB menyerukan agar Israel menghentikan kegiatan permukiman dan segera memulai proses penarikan pemukim dari wilayah Palestina.
UKURAN HURUF - +
Laporan yang dilansir hari Kamis itu diluncurkan tahun lalu oleh Dewan HAM PBB untuk menyelidiki dampak permukiman Yahudi terhadap hak sipil warga Palestina. Panel menetapkan bahwa kebijakan permukiman Israel melanggar hak-hak warga Palestina.

Israel tidak bekerja sama dalam penyelidikan ini. Kementerian Luar Negeri Israel mengecam laporan itu hari Kamis, yang disebutnya memihak dan kontra produktif terhadap upaya perdamaian.

Sejak tahun 1967, permukiman telah dibangun dengan atau tanpa izin pemerintah Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Menurut laporan itu, sekitar 520.000 orang sekarang tinggal di permukiman-permukiman itu.

Dikatakan, pembangunan permukiman itu pada hakekatnya adalah pendudukan yang menjalar, yang akan mencegah terbentuknya negara Palestina yang utuh.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya