Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:07

Berita / Dunia / Timur Tengah

Pemimpin Iran Dukung Penghapusan Senjata Nuklir

Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Iran mendukung penghapusan senjata nuklir, Sabtu (16/2)

Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan bahwa Iran mendukung penghapusan senjata nuklir (Foto: dok).
Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan bahwa Iran mendukung penghapusan senjata nuklir (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Khamenei yang memberikan keputusan akhir mengenai hal-hal yang menyangkut kenegaraan di Iran hari Sabtu (16/2) mengatakan bahwa negaranya tidak berusaha membuat senjata nuklir, tetapi jika Iran menghendakinya, tidak ada negara yang dapat mencegahnya.

Dalam komentar di websitenya, Khamenei menegaskan bahwa “Kami berpendapat senjata nuklir harus dihapuskan, dan kami tidak menginginkan senjata nuklir.” Namun ia menambahkan, jika Iran ingin memiliki senjata nuklir, tidak satupun negara di dunia dapat menghalanginya.

Para pejabat Iran pernah mengatakan bahwa fatwa Khamenei melarang senjata nuklir harus dipatuhi di Iran.

Negara-negara Barat menduga Iran mengembangkan senjata nuklir dengan dalih program energi atom sipil. Iran membantah tuduhan itu dan menegaskan bahwa program nuklirnya bertujuan damai.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Haydar Yahya dari: Jakarta, Indonesia
20.02.2013 08:27
Sikap Iran itu adalah sikap jantan, sportif dan tidak banci. Berbeda dengan AS yang selalu berkoar menentang kemajuan teknology nuklir bangsa lain. Tapi membiarkan "tuan"nya Israel memiliki bahkan memiliki senjata nuklir. Sikap banci sekaligus tidak logis !

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya