Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:32

Berita / Politik

Pemimpin Afghanistan dan Pakistan Bertemu di Inggris

Perdana Menteri Inggris David Cameron menjadi tuan rumah pembicaraan antara Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari di London, hari Senin.

PM Inggris David Cameron (kedua dari kiri) menjadi tuan rumah pembicaraan antara Presiden Afghanistan Hamid Karzai (kiri) dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari (kedua dari kanan) di London hari Senin (4/2).
PM Inggris David Cameron (kedua dari kiri) menjadi tuan rumah pembicaraan antara Presiden Afghanistan Hamid Karzai (kiri) dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari (kedua dari kanan) di London hari Senin (4/2).
UKURAN HURUF - +
Ini merupakan pertemuan ke-tiga para pemimpin itu sejak mereka memulai serangkaian pertemuan puncak Juli lalu di Kabul, disusul dengan pertemuan di New York pada bulan September. Tetapi, pertemuan di London baru pertama kali ini melibatkan para pejabat senior militer dan intelijen Afghanistan dan Pakistan, selain para pemimpin politik.

Inggris menginginkan kedua negara bertetangga itu bekerja sama untuk memajukan stabilitas kawasan sementara Inggris bersiap-siap menarik ribuan tentara dari Afghanistan sebelum akhir tahun depan. Pasukan Inggris ikut bertempur selama bertahun-tahun memerangi pemberontakan Taliban sebagai bagian dari misi NATO yang bertujuan untuk membantu pasukan keamanan Afghanistan mengambil alih tanggungjawab keamanan negara mereka sendiri.

Presiden Afghanistan Karzai mengatakan kepada media Inggris hari Minggu bahwa keamanan di provinsi Helmand, Afghanistan  Selatan, lebih baik sebelum kedatangan pasukan Inggris dan Amerika pada tahun 2006, dan mempertanyakan apakah pasukan internasional bertempur di tempat yang salah.

Karzai mengatakan rakyat Afghanistan hanya ingin membangun kembali negara mereka dan tidak peduli dengan pendapat Barat mengenai keberhasilan atau kegagalan misinya di sana.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya