Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 18:56

Berita / Dunia

PBB Serukan Penyelidikan Terkait Catatan HAM Korut

Pejabat tinggi HAM PBB, Navi Pillay, menyerukan dilaksanakannya penyelidikan internasional atas apa yang disebutnya sebagai situasi HAM yang tidak bisa diterima di Korea Utara.

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Navi Pillay menghendaki penyelidikan internasional terhadap catatan hak asasi manusia Korea Utara (foto: dok)
Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Navi Pillay menghendaki penyelidikan internasional terhadap catatan hak asasi manusia Korea Utara (foto: dok)
UKURAN HURUF - +
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Navi Pillay,  mengatakan adanya jaringan luas kamp-kamp penjara politik, kerja paksa dan penyiksaan di negara itu tidak bisa terus dibiarkan.
 
Dia mengatakan harapan awal terhadap pemimpin muda Korea Utara yang baru, Kim Jong Un, untuk membawa beberapa perubahan positif pada situasi HAM di negara itu belum terpenuhi.

Menurutnya negara itu hampir tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan pada HAM dan jaringan luas kamp-kamp penjara politik dan perlakuan kejam atas  narapidana di dalamnya tetap terjadi. Dia mengatakan prihatin akan cara pemikiran masyarakat internasional yang dipusatkan pada program nuklir dan peluncuran berkala roket Korea Utara, yang mengalihkan perhatian dari situasi hak asasi manusia yang mengerikan di negara itu.
 
Juru bicara Pillay, Rupert Colville, mengatakan kepada VOA tidak ada yang tahu pasti berapa banyak tahanan di kamp-kamp penjara politik itu atau bahkan berapa jumlah kamp itu. Menurutnya, satu-satunya informasi yang tersedia diperoleh dari tahanan yang melarikan diri.
 
Foto satelit Google menunjukkan lokasi-lokasi di Korea Utara di mana diduga merupakan kamp-kamp tahanan politik. Diperkirakan 200 ribu orang ditahan di kamp-kamp ini (foto: dok).Foto satelit Google menunjukkan lokasi-lokasi di Korea Utara di mana diduga merupakan kamp-kamp tahanan politik. Diperkirakan 200 ribu orang ditahan di kamp-kamp ini (foto: dok).
x
Foto satelit Google menunjukkan lokasi-lokasi di Korea Utara di mana diduga merupakan kamp-kamp tahanan politik. Diperkirakan 200 ribu orang ditahan di kamp-kamp ini (foto: dok).
Foto satelit Google menunjukkan lokasi-lokasi di Korea Utara di mana diduga merupakan kamp-kamp tahanan politik. Diperkirakan 200 ribu orang ditahan di kamp-kamp ini (foto: dok).
"Diyakini, tetapi merupakan perkiraan yang sangat kasar bahwa mungkin ada sekitar 200.000 orang di penjara di kamp-kamp ini. Beberapa dari mereka lahir di sana. Jadi, mereka sepertinya dihukum sejak lahir, karena apa yang dilakukan oleh Kakek mereka. Dan cerita-cerita dari orang-orang yang melarikan diri benar-benar mengerikan. Tidak bisa dicari padanannya dimana pun di dunia,” ungkap Colville.
 
Colville mengatakan komisaris tinggi Pillay bertemu dengan dua orang yang selamat dari sistem penjara Korea Utara sebelum Natal. Dia mengatakan mereka menggambarkan sebuah sistem kekejaman yang tak terbayangkan. Dia mengatakan para tahanan menjadi korban perlakuan keji, termasuk penyiksaan, eksekusi, perkosaan, kerja paksa, dan bentuk-bentuk hukuman kolektif yang bisa dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.
 
Dia mengatakan kondisi kehidupan di kamp-kamp dilaporkan mengerikan. Dia mengatakan orang tidak mendapat cukup makan, perawatan kesehatan dan pakaian. Colville mengatakan seluruh keluarga dihukum karena alasan yang tidak mereka ketahui. Dia mengatakan banyak bayi lahir di penjara. Mereka hidup dan tumbuh di sana dan tidak mengetahui ada kehidupan lain.
 
Komisaris Tinggi Pillay mengatakan ini waktunya bagi masyarakat internasional mengambil langkah yang tegas dan memberi tekanan serius untuk mengurangi penderitaan 20 juta rakyat Korea Utara.
 
Pillay mengatakan penyelidikan mendalam tentang  salah satu situasi HAM yang terburuk, namun paling sedikit dipahami dan dilaporkan,  sepenuhnya bisa dibenarkan dan telah  lama tertunda.
 
Kantor HAM PBB memberikan salinan laporan Komisaris Tinggi Pillay kepada misi Korea Utara untuk PBB di Jenewa. Sejauh ini, belum ada jawaban dari mereka.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Catherine Zeta-Jones, Leonardo di Caprio dan Elizabeth McGovern - VOA Pop News

Dari Studio VOA di Washington DC, Debbie Sumual-Patlis mengajak pemirsa untuk mengamati berita hangat di Hollywood. Dari kabar terbaru dari Catherine Zeta-Jones dan terapi kejiwaannya, peran Leonardo di Caprio di film layar lebar "The Great Gatsby" hingga kiprah Elizabeth McGovern yang melebarkan sayapnya ke panggung musik setelah lama berkecimpung di bidang akting dan membintangi serial drama televisi Inggris yang banyak disuka di Amerika "Downtown Abbey" akan dibahas habis dalam episode VOA Pop News kali ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya