Sabtu, 28 Mei 2016 Waktu: 16:51

    Berita / Dunia

    PBB Rundingkan Kembali Peraturan Perdagangan Senjata

    PBB pekan ini memulai kembali perundingan pengaturan perdagangan senjata sedunia yang bernilai miliaran dolar.

    Beberapa senjata laras panjang yang disita dari perusahaan keamanan swasta "Garda World" di Kabul, Afghanistan (Foto: dok). PBB mulai pekan ini memulai kembali perundingan terkait pengaturan perdagangan senjata dunia (18/3).
    Beberapa senjata laras panjang yang disita dari perusahaan keamanan swasta "Garda World" di Kabul, Afghanistan (Foto: dok). PBB mulai pekan ini memulai kembali perundingan terkait pengaturan perdagangan senjata dunia (18/3).
    PBB mulai melanjutkan pembicaraan terkait pengaturan perdagangan senjata, Senin (18/3) di markas besar PBB. Pembicaraan berminggu-minggu bulan Juli berakhir dengan kegagalan ketika Amerika, Rusia dan China meminta waktu lebih banyak untuk mempertimbangkan hal tersebut.

    Para pendukung pengawasan senjata mengatakan perjanjian dibutuhkan untuk mencegah arus senjata gelap dan tidak diatur ke zona-zona konflik yang menjalankan perang dan kekejaman.

    Amerika Serikat – produsen senjata terbesar di dunia – menegaskan kembali hari Jumat  (15/3) bahwa Amerika menentang setiap perjanjian yang mencakup amunisi karena beban keuangan dan administrasi melakukan pemeriksaan.

    Sekjen PBB Ban Ki-moon telah menyerukan perjanjian yang mencakup amunisi.

    Washington juga menentang perjanjian yang bertentangan dengan amandemen kedua Undang-Undang Dasar Amerika, yang memberi hak bagi warga Amerika untuk memiliki senjata api.

    Lihat Juga

    Mayoritas Warga AS Peroleh Berita Lewat Media Sosial

    Untuk pertama kali dalam survei pendapat umum, mayoritas rakyat Amerika mengatakan mereka sekarang memperoleh berita melalui media sosial. Selengkapnya

    23 Atlet Olimpiade 2012 Positif Gunakan Doping

    IOC mengatakan, 23 atlet di tes positif menggunakan doping dalam analisa-ulang sampel dari Olimpiade London tahun 2012. Selengkapnya

    Trump Bicara dalam Rally Sepeda Motor di Washington

    Donald Trump akan berada di Washington DC hari Minggu (29/5) untuk menyatakan dukungannya pada acara tahunan reli sepeda-motor besar yang disebut 'Rolling Thunder'. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami