Senin, 21 April 2014 Waktu UTC: 09:37

Berita / Gaya Hidup / Religi

Paus Fransiskus dan Mantan Paus Berdoa Bersama

Paus Fransiskus terbang dengan helikopter ke kediaman musim panas paus di Kastil Gandolfo, tempat Benediktus tinggal sejak mundur akhir bulan lalu.

Paus Fransiskus berkunjung ke kediaman mantan Paus Benediktus XVI di Kastil Gandolfo hari Sabtu (23/3).
Paus Fransiskus berkunjung ke kediaman mantan Paus Benediktus XVI di Kastil Gandolfo hari Sabtu (23/3).
UKURAN HURUF - +
Paus baru Fransiskus bertemu pendahulunya, Paus emeritus Benediktus hari Sabtu, menandai pertama kalinya seorang paus yang sedang menjabat dan mantan paus bertemu dalam setidaknya 600 tahun.

Paus Fransiskus terbang dengan helikopter ke kediaman musim panas paus di Kastil Gandolfo, tempat Benediktus tinggal sejak mengundurkan diri akhir bulan lalu. Gambar video yang dirilis Vatikan menunjukkan kedua laki-laki itu saling rangkul tidak lama setelah helikopter mendarat.

Di kediaman itu, mereka mengadakan pembicaraan empat mata, makan siang, dan berdoa bersama. Ketika memasuki kapel, Benediktus mengarahkan Paus Fransiskus ke tempat berlutut yang diperuntukkan bagi paus di depan altar, tetapi Fransiskus menolak, mengatakan kepada Benediktus, "Kita adalah saudara," dan berkeras mereka berdoa berdampingan.

Paus Fransiskus terpilih untuk menggantikan Benediktus pekan lalu setelah Paus berusia 85 tahun itu mengundurkan diri, dengan alasan usia dan kesehatan. Terpilihnya Fransiskus, paus kelahiran Argentina, membuat sejarah, karena ia orang pertama yang bukan dari Eropa yang memimpin Gereja Katolik Roma dalam lebih dari 1200 tahun. Ia juga paus pertama dari Amerika Latin.

Sementara itu, Paus Benediktus, kelahiran Jerman, mengatakan ia akan menjalani sisa hidup "tersembunyi dari dunia." Ia akan segera kembali ke Vatikan ke biara di mana ia diperkirakan akan menghabiskan sisa hidupnya.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Aurora dari: Kupang
17.04.2013 04:17
Peristwa kunjungan Paus Fransiskus I sebagai Paus Baru menggantikan Paus Benediktus XVI kiranya menjadi teladan bagi para pemimpin yang rendah hati untuk meneruskan misi kepemimpinan yang telah dirintis oleh pendahulu..dan bukannya mengkritik bahkan mencela dan mempersalahkan pemimpin sebelumnya. Belajar dari sang pendahulu adalah jiwa seorang pemimpin yang berwibawa dan bermartabat. Trima kasih bagimu Bapa Paus Fransiskus yang telah menunjukkan jiwa dan spirit kepemimpinan yang bermartabat mulia bagi dunia. I LOVE YOU PAPA.....

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook