Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 18:01

Berita / Dunia / Afrika

Pasukan Perancis Kuasai 3 Kota Penting di Mali Utara

Pasukan yang dipimpin Perancis dilaporkan menguasai tiga kota penting di Mali utara hari Rabu (30/1), setelah militan yang terkait al-Qaida melarikan diri dari basis terakhir mereka.

Pasukan Khusus Perancis melintasi kota Gao, utara Mali, 30 Januari 2013. (AP Photo/Jerome Delay). Pasukan Perancis dilaporkan telah menguasai tiga kota penting di Mali Utara.
Pasukan Khusus Perancis melintasi kota Gao, utara Mali, 30 Januari 2013. (AP Photo/Jerome Delay). Pasukan Perancis dilaporkan telah menguasai tiga kota penting di Mali Utara.
UKURAN HURUF - +
Pemberontak tidak memberi perlawanan ketika pasukan Perancis dan Mali tiba di bandara Kidal hari Rabu, hanya beberapa hari setelah merebut Gao dan Timbuktu. Militan terkait al-Qaida meninggalkan basis terakhir mereka dan melarikan diri ke daerah gurun pasir yang luas dengan senjata mereka.

Sejak kota-kota itu direbut kembali dengan cepat dan dengan mudah, Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius mengatakan pasukan negaranya akan meninggalkan Mali lebih cepat daripada perkiraan semula. Pasukan intervensi Afrika yang didukung PBB sedang bersiap-siap untuk menempatkan lebih dari delapan ribu tentara di kawasan itu.

Pasukan Afrika akan ditugaskan untuk mempertahankan kota-kota itu dan melacak laskar Islamis. Perancis mengatakan pemberontak berbaur ke dalam desa-desa di pegunungan Adrar des Ifoghas dan daerah-daerah gurun-pasir sekitarnya.

Departemen Luar Negeri Amerika menyambut baik keberhasilan pasukan yang dipimpin Perancis itu, dan mengatakan pasukan penggantinya akan ditugaskan untuk mempertahankan kota-kota yang baru dibebaskan itu. Jurubicara Victoria Nuland mengatakan pasukan Afrika menghadapi tugas mengejar kaum Islamis untuk memastikan mereka tidak dapat berkumpul kembali dan datang kembali.

Kaum ekstrimis itu bersenjata baik, dan mereka diketahui telah menggunakan tentara anak-anak. Para analis mengatakan mereka kemungkinan akan menggunakan kaum sipil sebagai tameng manusia untuk mempertahankan diri.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Teater untuk Warga Tunanetra - Liputan Feature VOA

Warga tuna netra di Amerika ternyata dapat juga menikmati sebuah pertunjukan teater. Seperti yang dilakukan di teater ‘Everyman’, di Baltimore, Maryland. Selain mendengarkan dialog dalam pementasan, teater ini mengadakan tur khusus bagi penonton tuna netra, dimana mereka dapat menyentuh langsung props yang dipakai dan dekorasi panggung, serta mengetahui tata letaknya. Ini membantu imajinasi mereka dalam menghayati kisah yang disampaikan selama pementasan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya