Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 09:56

Berita / Dunia / Afrika

Pasukan PBB di Darfur Dapati Desa Tanpa Penghuni

Pasukan penjaga perdamaian di wilayah Darfur, Sudan, mengatakan sebuah desa yang dilaporkan telah diserang pekan lalu kini “sepenuhnya tak berpenghuni.”

Pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di Darfur atau UNAMID (foto: dok).
Pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di Darfur atau UNAMID (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Misi PBB-Uni Afrika di Darfur, UNAMID, hari Kamis mengatakan sebuah tim mengunjungi desa Sigli di negara bagian Darfur utara pekan ini untuk memverifikasi serangan itu.

Misi PBB-Uni Afrika mengatakan tim itu mendapati rumah-rumah yang hangus terbakar, hewan-hewan dibunuh, dan berbagai tindakan ‘bumi hangus’ lainnya. Dikatakan, tim itu juga melihat “tanda-tanda orang berangkat secara mendadak.”

UNAMID mengatakan bahwa menurut laporan yang diterimanya, serangan terhadap warga sipil di Sigli 2 November mengakibatkan kematian, penculikan satu orang dan pengungsian penduduk besar-besaran.

Misi itu mendesak pemerintah Sudan agar segera menyelidiki insiden tersebut dan membawa para pelakunya yang tidak diketahui identitasnya ke pengadilan.

Pemberontak di Darfur bertempur melawan pemerintah Sudan sejak 2003. UNAMID mencatat bahwa kekerasan terbaru di Darfur itu disebabkan oleh pertempuran antar-golongan dan kelompok-kelompok bersenjata yang menyerang warga sipil. Dikatakan bentrokan antar-kelompok pemberontak dan pemerintah terjadi secara sporadis.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya