Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 08:24

Berita / Dunia / Afrika

Pasukan Mali yang Didukung Perancis Maju ke Timbuktu

Pasukan Perancis dan Mali maju melawan militan Islam di Mali utara dan menuju Timbuktu setelah pertempuran selama lebih dari dua minggu.

Militan Islamis Mali, Ansar Dine di padang pasir di luar Timbuktu (foto: dok). Pasukan Mali menuju Timbuktu untuk menggempur militan Islam.
Militan Islamis Mali, Ansar Dine di padang pasir di luar Timbuktu (foto: dok). Pasukan Mali menuju Timbuktu untuk menggempur militan Islam.
UKURAN HURUF - +
Semalam, serangan udara Perancis menghancurkan rumah seorang pemimpin militan terkait al-Qaida di kota Kidal, sekitar 1.500 km dari ibukota, Bamako. Serangan itu terjadi sehari setelah pasukan Perancis dan Mali merebut kembali kota strategis Gao.

Kementerian Pertahanan Perancis mengatakan, Sabtu, sebuah kontingen pasukan dari Nigeria dan Chad bergerak masuk ke kota itu untuk membantu mempertahankan stabilitas.  Kementerian itu juga mengatakan, walikota Gao, yang sempat mengungsi ke ibukota, Bamako, telah kembali.

Koresponden VOA di Mali mengatakan intervensi militer di Gao sangat berarti karena kota itu telah menjadi sarang kelompok-kelompok pemberontak.

Sebelumnya hari Sabtu, pasukan Perancis dan Mali merebut kembali kontrol atas bandara Gao dan sebuah jembatan di dekatnya. Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian mengatakan, pasukan gabungan melancarkan operasi darat dan udara untuk memutus jalur logistik dan transportasi militan.

Departemen Pertahanan Amerika mengumumkan Sabtu malam, Washington memperbesar bantuannya bagi misi Perancis di Mali. Menteri Pertahanan Leon Panetta mengatakan kepada Le Drian dalam sebuah pembicaraan telepon, Pentagon siap melangsungkan misi pengisian bahan bakar di udara.  Kedua menteri pertahanan itu juga membahas rencana Amerika mengangkut pasukan dari negara-negara Afrika lain ke Mali.  Amerika belum memiliki rencana untuk mengirim pasukan ke Mali.

Konflik di Mali dan bagaimana cara mengakhirinya adalah topik utama pertemuan Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia Minggu. Uni Afrika telah meminta para pemimpin dari 54 negara anggota blok  itu untuk mempertimbangkan pengiriman pasukan ke Mali.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video AS Bisa Swasembada Minyak Tahun 2035 - Laporan VOA

Booming minyak dan gas shale di Amerika Serikat membuat produksi energi negara ini terus meningkat sehingga diperkirakan akan bisa berswasembada sebelum tahun 2035, menurut laporan Badan Energi Internasional. Produksi gas AS juga diprediksi akan melebihi Rusia. Bila AS nantinya tidak lagi bergantung pada minyak Timur Tengah, analis memperkirakan akan terjadi perubahan besar pada konstelasi perimbangan kekuatan dan hubungan internasional. Selengkapnya ikuti Laporan VOA bersama Helmi Johannes berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya