Selasa, 22 Juli 2014 Waktu UTC: 07:20

Berita / Dunia / Afrika

Pasukan Afrika Barat Bergabung dengan Pasukan Perancis di Mali

Hari Kamis (24/1), kontingen beranggotakan 150 tentara dari Burkina Faso telah tiba di kota Markala, sekitar 250 kilometer dari ibukota Bamako.

Konvoi tentara Perancis melakukan patroli di kota Markala (22/1). Sekitar 150 tentara Burkina Faso telah tiba di Markala hari Kamis, 24/1.
Konvoi tentara Perancis melakukan patroli di kota Markala (22/1). Sekitar 150 tentara Burkina Faso telah tiba di Markala hari Kamis, 24/1.
Kontingen tentara dari Burkina Faso telah digelar di Mali tengah, menjadi pasukan Afrika pertama untuk bergabung dengan pasukan Perancis dan pasukan Mali memerangi militan Islamis terkait al-Qaida.

Para pejabat Mali hari Kamis mengatakan sekitar 150 tentara dari Burkina Faso telah tiba di Markala, kota sekitar 250 kilometer dari ibukota Bamako.

Koresponden VOA Idrissa Fall yang berada di Bamako mengatakan tentara berkumpul di dekat pangkalan yang digunakan pasukan Perancis untuk ikut merebut kembali kota Diabaly.

Fall juga mengatakan pasukan Perancis melancarkan serangan udara Rabu malam terhadap militan Islamis di Ansongo, di bagian timur Mali tengah.

Fall melaporkan tentara dari Niger kini berada di kamp-kamp dekat perbatasan Mali timur dan semakin banyak tentara Afrika barat tiba di Bamako.

Dalam perkembangan lain, faksi salah satu kelompok bersenjata Islamis yang menguasai Mali utara mengumumkan pihaknya telah memisahkan diri untuk membentuk gerakannya sendiri.

Dalam pernyataan hari Kamis, sebagian kelompok pemberontak Ansar Dine mengatakan pihaknya telah membentuk Gerakan Islam Azawad. Fall mengatakan kelompok yang baru terbentuk itu telah mengutarakan kesediaan untuk mengupayakan solusi yang dirundingkan atas krisis di negara itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook